Siapkan US$ 80 Juta, PT Timah Terus Kembangkan Bisnisnya

Advetorial
Ist

FORUMKEADILANBABEL.COM, JAKARTA. Melalui beberapa proyek, PT Timah Tbk (TINS) saat ini terus berupaya mengembangkan bisnisnya. Bahkan kabarnya Emiten anggota  Kompas100  juga tengah menyiapkan anggaran sekitar US$ 80 juta untuk pembangunan smelter baru.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Keuangan PT Timah, Emil Ermindra pada salah satu media online Kontan.co.id.
Menurutnya saat ini perusahaan tengah membangun smelter baru dengan teknologi ausmelt.

Dia mengatakan, pabrik pemurnian konsentrat atawa smelter ini dibangun di Muntok, Bangka Barat. Per Agustus 2019 progres pembangunannya sudah mencapai 16%.

“Jadi untuk smelter ausmelt mudah-mudahan selesai pada akhir 2020 dan mulai beroperasi 2021,” ujarnya pada saat paparan publik, Selasa (27/8).

Emiten ini kata dia, menargetkan dapat mengoperasikan pabrik itu pada semester 2 tahun 2021. Guna membangun smelter tersebut ditambahkan Emil, emiten berkode saham TINS ini membutuhkan dana sekitar US$ 80 juta.

Awalnya kata dia, sumber dana akan diambil dari hasil penerbitan surat utang. Sebagai informasi beberapa pekan lalu mereka menerbitkan surat utang.

Namun saat ini mereka tengah melakukan penjajakan pendanaan lain melalui pinjaman. Diakuinya jika pihaknya telah mendapat dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan ekspor impor asal Finlandia. Nantinya teknologi ausmelt ini juga akan dipasok dari Finlandia.

Oleh karenanya dirinya berharap bisa meneken perjanjian kepastian untuk pembiayaan proyek tersebut pada September. “Mereka baru datang September, mudah-mudahan (bisa ditandatangani September),” harapnya.

Diketahui, pabrik pengolahan ini bakal memiliki kapasitas produksi sebesar 45.000 ton hingga 46.000 ton per tahun. Adapun kelebihan dari pabrik pengolahan dengan teknologi ausmelt ini lebih ramah lingkungan dan bisa mengolah bijih berkadar rendah, serta biaya bahan bakar yang lebih sedikit.(Adv)

sumber: kontan.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.