Secara Etika Politik, PAN Lebih Pantas Mendapatkan Jatah Kursi Wabup, Partai Pengusung Lainnya Diminta agar Mudahkan Noviar Ishak sebagai Calon Wakil Bupati Babar

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Muntok – DPD PAN Bangka Barat sepakat mengusung nama Noviar Ishak sebagai calon wakil bupati Bangka Barat mendampingi Markus.

Ketua DPW PAN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Patrianusa Sjahrun menegaskan bahwa sudah sepantasnya partainya mendapatkan jatah kursi wabup lantaran partai pengusung lainnya, PDI Perjuangan dan Hanura sudah duluan mendapat jatah kursi wabup.

“Jadi begini, kita berharap fear lah bagi partai pengusung lainnya. Kalau gak salah Markus (Bupati Bangka Barat) sebagai pengurus. Dulu pernah PDI P dengan Hanura sewaktu almarhum Parhan Ali (mantan bupati bangka barat) dan Markus (wakil bupati). Selayaknya etika politik, sepantasnya PAN yang dapat jatah giliran yang kali ini mengusung Pak Noviar Ishak jadi wakil bupati Bangka Barat, ” ungkap Patrianusa dihubungi melalui ponselnya, Kamis (22/8/2019).

BACA JUGA :  Hindari Diskualifikasi, Datang Jangan Terlambat dan Siapkan Perangkat Kerja

Untuk itu, kata Patrianusa, pihaknya berharap partai pengusung lainnya memberi kesempatan kepada PAN.

“Kita berharap partai pengusung lainnya, PDI P dan Hanura memudahkan kita untuk mengusung Pak Noviar Ishak. Apalagi sekarang Bupati Bangka Barat sekarang sudah PDI P. Ini kita tidak perlu gontok-gontokan atau harus ini itu. Sudah sewajarnya lah Pak Noviar sebagai basic, pengalamannya juga sangat bagus. Paham daerah di Bangka Barat dan memang layak apalagi beliau menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Babel, ” harapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC PDI P Bangka Barat, H Badri Syamsu mengatakan partainya sudah mengusulkan 2 nama calon wakil bupati Bangka Barat.

“Sekarang ini DPD PDI P sudah menyusulkan dua nama untuk dibawa ke DPP. Pertama Elvi Diana dari internal dan Dedi Wijaya dari eksternal,” kata Badri dihubungi melalui ponselnya, Kamis (22/8/2019).

BACA JUGA :  Dirazia Polisi, Penambang: Kenapa yang Rakyat Kecil Dirazia, Sedangkan Tambang Skala Besar Tidak

Kenapa PDI P lama mengerucutkan satu nama? Badri beralasan semuanya diserahkan ke DPP.

“Kita serahkan semuanya ke DPP. Tetapi kita berharap secepatnya agar DPP untuk memutuskan satu nama. Kita berharap dari DPC secepatnya mengerucutkan satu nama. Karena di PDI P ada tahapan-tahapan yang banyak harus dilalui, ” bebernya.

Badri juga berharap DPP cepat memutuskan satu nama, sehingga proses pemilihan wakil bupati tepat waktu. Dirinya tidak bisa mendesak DPP, karena sudah di luar kewenangan pihaknya namun kemungkinan dalam bulan ini sudah ada nama.

“Mudah-mudahan bulan ini sudah keluar nama dari DPP dan sebelum akhir September 2019 sudah ada wakil bupati terpilih,” harap Badri, yang juga menjabat wakil ketua I DPRD Bangka Barat.

BACA JUGA :  Tantang 6 Mahasiswa IAIN SAS Babel, Jika Berhasil, Erzaldi Akan Hadiahkan Laptop dan Imbalan

Sebelumnya PDIP telah melakukan fit and propertest pada Juli 2019 yang diikuti 6 orang. Dari 6 orang ngerucut 3 nama yakni Elvi Diana, Deddi Wijaya dan Noviar Ishak yang kemudian diajukan ke DPD. Kemudian DPD menggodok dan ngerucut dua nama yakni Elvi Diana dan Deddi Wijaya.

Sedangkan dari Partai Hanura mengusung nama Arief, anak almarhum Bupati Bangka Barat, Parhan Ali. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.