Meski Razia Kian Gencar, Aktifitas Tambang Ilegal di Teluk Bayur Justru Makin Menggila

Hukum
Aktifitas TI Rajuk di Teluk Bayur, Jum'at (23/8).

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang — Meski sudah berkali-kali aparat gabungan menggelar razia di seputaran sungai se Kota Pangkalpinang, namun aktifitas tambang di Teluk Bayur Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan sepertinya tak bergeming.

Bahkan dikabarkan aktifitasnya terus berlangsung siang dan malam. Dari informasi di lapangan menyebutkan jika tambang di Teluk Bayur beberapa ponton yang beraktifitas diduga milik salah seorang oknum polisi yang bertugas di lingkungan Polresta Pangkapinang.

“Aman kalau nambang di Teluk Bayur, Pak. Kami nambang di sisi kiri, kalau yang kanan itu punya anggota polisi berinisial Sj, ” ujar Kandar, salah seorang penambang warga Selapan OKI.

Diakui Kandar, jika tambang Telur Bayur cukup menggiurkan karena cukup banyak menghasilkan pasir timah.

“Bukan dak takut razia, tapi namanya buat makan apa boleh buat. Apalagi di sebelah kami nambang ada punya anggota, jadi ikutan aman, ” sebutnya.

Pantauan wartawan di lokasi, Jumat (23/8/2019) sore, terlihat sekitar 10 ponton beroperasi di alur muara sungai. Lokasi tambang Teluk Bayur persis di dalam kegiatan proyek pembangunan milik DPUPR Kota Pangkalpinang yakni peningkatan jalan kawasan CBD Teluk Bayur.

“Awalnya sempat senang sudah bersih di alur sungai Rangkui tidak ada lagi penambangan. Tapi di Teluk Bayur luar biasa masih berani buka tambang, ” ujar Supri, pemancing yang merasa terganggu aktifitas penambangan.

Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Susanto SH MH saat dikonfirmasi di ruang kerjanya akan menindak tegas penambang di Teluk Bayur. “Akan kami tindak tegas siapapun baik sipil maupun anggota sesuai dengan intruksi pimpinan kami Walikota Pangkapinang,” katanya, Jumat (23/8/2109).

Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang, AKBP Imam Rusidono mengatakan jika pihaknya sering menangani persoalan tambang ilegal khsus di dalam kota.

“Tetep serius akan kami tindak penambangan yang merusak alam apalagi di seputaran daerah aliran sungai (DAS). Coba silahkan hubungi Kabagops untuk penindakan, ” kata kapolres.

Menurut Kabag Ops, Kompol Sihotang, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menurunkan tim untuk mengecek lokasi yang dimaksud.

“Dalam waktu dekat akan kita turunkan anggota ke Teluk Bayur mengecek tambang disana. Sesuai arahan pimpinan kita dan juga Pak Walikota semua harus steril dari penambangan, ” timpal Kompol Sihotang, Kabagops Polres Pangkalpinang kepada wartawan.

Terkait adanya dugaan keterlibatan oknum anggota polisi yang bermian tambang di Teluk Bayur. Kompol J Sihotang dengan tegas mengatakan jika pihaknya tidak pandang bulu akan menindaknya.

“Nanti saya cek dulu keberadaan anggota polisi yang bermain tambang. Tapi apapun akan kita tindak jika benar, siapapun sama di mata hukum, ” tandasnya. (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.