Gubernur Erzaldi Tegaskan Segera Periksa Oknum ASN RSU Provinsi diduga Terlibat Perselingkuhan

Lokal

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Pihak Pemprov Kepulauan Bangka Belitung melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan segera melakukan pemeriksan terhadap oknum aparatur sipil negara (ASN) Rumah Sakit Umum Provinsi inisial MZ.

Demikian ditegaskan Gubernur Erzaldi ketika dimintai tanggapannya terkait sejauh mana pihaknya mengambil tindakan terhadap seorang oknum ASN Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno yang digerebek oleh istri dan warga sedang bersama wanita idaman lain (WIL) di Perumahan Kenanga Indah, Kecamatan Sungailiat, Minggu malam (28/7/2019).

” Yang bersangkutan Insyaallah segera akan diperiksa dan tunggu saja hasil pemeriksaannya,” ungkap Erzaldi via WA, Jum’at (2/8).

Untuk lebih jelasnya Gubernur Erzaldi meminta media ini untuk menanyakan ke Badan Kepegawaian Daerah.

“Silahkan tanya BKD saja. Mereka sudah tau apa yg harus dilakukan,” tandasnya.

BACA JUGA :  Bangka Belitung Ikuti Vaksinasi Massal Pelajar Bersama Presiden Jokowi

Dari informasi yang dihimpun, diketahui MZ ini merupakan salah satu Kabid di RSU Provinsi  pindahan dari RSJ bulan Februari 2019 lalu.

Suasana penggerebekan di kediaman MZ bersama pasangannya Yul di Kenanga, Minggu (28/7).

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi Babel, Dr. Armayani Rusli mengakui jika MZ memang merupakan ASN di RSU Provinsi namun saat ini lantaran perbuatannya tersebut, MZ sudah di non jobkan.

“Sudah di proses dan ybs non job ke UPT Kehutanan Jebus,” kata Armayani via WA, Sabtu (3/8).

Diketahui sebelumnya, kasus ini mencuat ketika MZ seorang oknum ASN Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno digerebek oleh istrinya dan warga sedang bersama wanita idaman lain (WIL) di Perumahan Kenanga Indah, Kecamatan Sungailiat, Minggu malam (28/7/2019).

BACA JUGA :  Proses Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemprov Babel, Huzarni Rani Sebut Banyak Kejanggalan

Syari M. Don alias Dodon selaku kakak istri MZ yang juga ikut dalam penggerebekan, Minggu (28/8) mengatakan kronologis terjadinya penggerebekan MZ bersama teman wanitanya berinisial Yul.

Dikatakan Dodon jika siangnya sudah mendapat kabar bahwa MZ membawa teman wanitanya di kediaman yang baru ditempati setelah over kredit dari pihak pertama di perumahan tersebut.

Mereka pun sempat berkoordinasi dengan RT setempat dan mengecek bahwa MZ tidak pernah melapor kepindahannya di lingkungan tersebut.

“Rumah itu baru ia tempati. Over kredit dengan orang pertamanya. Dia tidak pernah melapor ke RT setempat. Sehingga ketika kami berkoordinasi dengan RT, pihak RT pun mengecek data penduduk yang benar tidak tertera nama MZ,” jelas Dodon.

Setelah menelusuri informasi tersebut, Dodon dan adiknya yang merupakan istri MZ beserta warga Kenanga pun malam itu juga sekitar pukul 21.00 WIB langsung mendatangi rumah tersebut.

BACA JUGA :  Hadiri Perayaan Maulud, Molen Harap Budaya Nganggung Tak Lekang oleh Waktu

“Saat kami datangi wanitanya ada disitu dan sudah berpakaian rapi. Tapi informasinya wanita itu sudah dari pagi berada disitu. Ngapain coba orang laki dan bini tanpa ada ikatan pernikahan berada di dalam satu rumah,” tanyanya.

Diakui Dodon, jika adiknya memang sedang terlibat perselisihan dengan MZ lantaran diduga ada WIL dalam rumah tangganya dan MZ  memang berniat menceraikan adiknya. Tapi pihak keluarga tak terima begitu saja atas perlakuan MZ kepada istrinya.

Dalam pantaun malam itu, Pasangan  MZ dan Yul pun digiring ke Mapolres Bangka untuk diperiksa. (Robi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.