Proyek Pengadaan PJU TA 2016 dan 2017 Milik PUPR dan Perhubungan Kabupaten Bangka Dalam Pengusutan Polres Bangka

Hukum
Suasana penerangan jalan umum di jalan Sudirman kota Sungailiat

Sungailiat, Forumkeadilanbabel.com – Proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum TA 2016 dan 2017 milik dinas Pekerjaan Umum, Panataan Ruang (PUPR) dan Perhubungan Kabupaten Bangka dikabarkan saat ini sedang dalam penyelidikan Polres Bangka.

” Proyek pengadaan penerangan jalan umum (PJU) TA 2016 dan 2017 tengah diselidiki tipikor Polres Bangka. Kabarnya beberapa orang sudah diperiksa oleh penyidik,” ungkap sumber forumkeadilan.com, Minggu (28/7).

Sementara kanit Tipikor Polres Bangka, Ipda Husni Afriansyah tak menampik kabar tersebut. Husni mengakui jika proyek pengadaan PJU TA 2016 dan 2017 milik Dinas PUPR Kabupaten Bangka sedang dalam pengusutan Polres Bangka.

” Ya, masih dalam mengumpulkan dokumen,” sebutnya, Senin (29/7).

Sayangnya upaya forumkeadilan.com untuk mendapatkan informasi lebih seputar penanganan perkara kasus dugaan tipikor pengadaan PJU TA 2016 dan 2017 oleh Polres Bangka dari kabag ops Polres Bangka, Kompol Faisal belum berhasil.

BACA JUGA :  Hadi Susilo Minta Kajati Berikan Kepastian Hukum Soal Kasus Dugaan Fee 20 Persen Proyek Rutin PUPR Babel

Konfirmasi forumkeadilan.com via WA ke kabag ops kompol Faisal belum mendapat tanggapan.

Terpisah, kepala dinas PUPR Kabupaten Bangka, Hairil melalui kabid sarana dan prasarana dinas PUPR dan Perhubungan, Saparudin tak menafikan jika ada staf bidang perhubungan di dinas PUPR yang telah menjalani pemeriksaan di Polres Bangka beberapa waktu lalu.

“Seingat saya, ada memang salah satu pegawai di sini yang sempat menjalani pemeriksaan terkait pengadaan PJU TA 2016 dan 2017. Namun saya tidak banyak tau soalnya saya baru menjabat Kabid di sini baru sekitar 2 bulanan,” ungkap Saparudin di ruang kerjanya yang sedikit terkesan ingin menutupi informasi terkait pengusutan PJU tersebut , Senin (29/7).

BACA JUGA :  Hadi Susilo Minta Kajati Berikan Kepastian Hukum Soal Kasus Dugaan Fee 20 Persen Proyek Rutin PUPR Babel

Dari informasi yang berhasil didapat menyebutkan jika mantan kabid sarana dan prasarana dinas PUPR dan perhubungan, Indra adalah PPTK Proyek Pengadaan PJU TA 2016 dan 2017 yang sempat menjalani pemeriksaan di Polres Bangka.

“Indra selaku PPTK proyek pengadaan PJU TA 2016 dan 2017 memang pernah dipanggil oleh penyidik Polres Bangka,” sebut sumber.

Hingga berita ini diturunkan, Indra yang saat ini sebagai kepala KIR Sungailiat yang dihubungi melalui telepon dan pesan SMS belum memberikan tanggapannya saat dikonfirmasi terkait pengusutan kasus dugaan tipikor pada pengadaan JPU TA 2016 dan 2017 di dinas PU PR Kabupaten Bangka.

Dari penelusuran LPSE Kabupaten Bangka, diketahui jika Pemkab Bangka di tahun 2016  menganggarkan dana sebesar Rp.2.113.000.000 (Dua milyar Seratus Tiga Belas juta rupiah) dari APBD TA 2016 untuk proyek PJU. Kemudian di tahun 2017 Pemkab Bangka melalui dinas PUPR dan Perhubungan Kabupaten Bangka kembali melaksanakan proyek Pengadaan dan Pemasangan Penerangan Jalan Umum dengan nilai pagu Rp. 1.999.470.000 (Satu Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan juta Empat ratus Tujuh puluh ribu rupiah) yang dimenangkan oleh CV Pratama Arta Elektrik yang beralamat di Jalan Sudirman Gabek 2 Pangkalpinang.

BACA JUGA :  Hadi Susilo Minta Kajati Berikan Kepastian Hukum Soal Kasus Dugaan Fee 20 Persen Proyek Rutin PUPR Babel

 

Namun sayangnya, meski Milyaran uang rakyat yang sudah digelontorkan untuk Penerangan Jalan Umum, Kota Sungailiat dan beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Bangka hingga kini masih terselimuti kegelapan. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.