Babel Provinsi Terkecil Dalam Laporan Terhadap Perlindungan Saksi dan Korban, Ini Kata Ketua LPSK- RI

Lokal

PANGKALPINANG, Forumkeadilanbabel.com, — Bangka Belitung (Babel) provinsi yang paling sedikit melapor perlindungan saksi dan korban. Kendati demikian, bukan berarti
dikatakan aman dalam ancaman kekerasan terhadap saksi dan korban dalam suatu perkara pidana.

Hal ini yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) – RI, Hasto Atmojo Suroyo kepada pewarta Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Babel dan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Bangka Belitung saat berkunjung ke Provinsi Babel.

“Provinsi Bangka Belitung yang terkecil yang laporan masuk ke LPSK pada tahun 2016 hanya ada tiga laporan, tahun 2017 nol dan tahun 2018 hanya tiga, dan bukan berarti provinsi Kepulauan Bangka Belitung  aman dalam tindakan pidana ancaman kekerasan terhadap saksi dan korban,” tukas Hasto saat diwawancara Pewarta HPI/IMO Indonesia Babel disela-sela usai diterima Abdul Fattah Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tadi pagi, Selasa (23/9/2019).

BACA JUGA :  Hasanudin Harap Dengan Dicabutnya Izin PT Pulomas, Pendangkalan Muara Air Kantung Segera Teratasi

Lebih lanjut diungkapkan Hasto, faktor penyebabnya selain ketidaktahuan terhadap tugas, wewenang  dan manfaat keberadaan LPSK-RI, masyarakat cenderung masih merasa takut terutama para saksi dan korban untuk mengungkapkan suatu perkara pidana yang melimpah dirinya.

“Hampir sebagian  saksi dan korban dalam perkara tindak pidana takut memberikan kesaksian dan mengungkap fakta yang sebenarnya sehingga seringkali saksi dan korban memilih diam, hal ini menjadi tugas, wewenang dan manfaat keberadaan LPSK itu sendiri  ” pungkas Hasto. (Sumber HPI Babel/Rudy).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.