Kemelut Bau Busuk Peternakan Babi di Rebo “Dinas Pertanian Perternakan Minta Pemilik Hentikan Aktifitas Dan Mengosongkan Kandang”

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Kemelut antara warga Desa Rebo, terkait bau busuk dari limbah peternakan kandang babi milik Chandra yang diprotes keras oleh, Elvi Suhendri, akhirnya terselesaikan. Dimana pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Bangka yang turun kangsung kelokasi langsung menghentikan aktifitas peternakan babi. Dan diminta pemilik peternakan 100 lebih ekor babi untuk segera mengosongkan kandang babi.

“Kita minta pemilik babi untuk nengosongkan kandang dan nenjual babi atau memindahkan kandang ke tempat yang jauh dari pemukiman warga, sekitar 1 Km,” Tegas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka, Kemas Arfani, saat ditemui di lokasi kandang babi, Rabu (10/07/2019).

Menurutnya sudah dilakukan mediasi antara pihak terlapor dan pelapor dan keduanya sudah saling memahami. Bahkan pihak terlapor didampingi kuasa hukum, Marah Rusli juga memahami dengan persoalan yang terjadi. Kemudian kita putuskan untuk mengosongkan kandang dan memindahkan kandang jauh dari pemukiman warga. Tentunya kita beri waktu satu bulan untuk mengosongkan kandang, lalu membuat kandang baru dan menghentikan aktifitas.

“Nanti akan kita beri teknis cara memelihara babi dengan baik dan juga membuat kandang yang benar. Sehingga tidak sembarangan membuang limbah dari kandang babi,” Tutur Kemas Arfani.

Ditambahkannya, dengan kajian-kajian teknis yang benar, nanti kita beri masukan, bagaimana membuang limbah dari kandang babi dengan benar, sehingga tidak menimbulkan bau busuk. Sebab dari limbah peternakan babi dapat diulah dijadikan pupuk, bermanfaat untuk tanaman.

“Kita akan memantau terus hingga satu bulan. Karena kondisi kandang peternakan milik Chandra ini dalam katagori tidak sesuai teknis, maka tidak diberi izin,” jelas Kemas Arfani. (heru sudrajat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.