Resah Anaknya Tidak Lulus PPDB, Warga Kota Geruduk Kantor Walikota Pangkalpinang

Lokal

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Tidak terima anaknya yang ingin masuk sekolah menengah pertama mendapat penolskan dari sekolah, ramai warga Kota Pangkalpinang datangi kantor Walikota Pangkalpinang untuk memperjuangkan hak anak mereka yang ingin masuk sekolah negeri.

Kedatangan mereka ingin meminta kebijakan Walikota Pangkalpinang agar anak mereka bisa sekolah di sekolah yang mereka harapkan.

Kedatangan para orang tua calon siswa baru ini lantaran nilai anak mereka memproleh nilai lebih tinggi tapi justru tidak lulus seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB)  di Kota Pangkalpinang yang hari ini diumumkan kepada calon perserta didik baru dari berbagai SMP negeri se kota Pangkalpinang, Senin,(8/7).

Linda warga Kampak bersama orang tua lainnya mempertanyakan anak mereka yang tidak diterima dalam peserta didik baru padahal  anak mereka nilainya lebih tinggi tapi justru tidak masuk padahal yang nilai kecil malah lulus seleksi penerimaan siswa baru.

BACA JUGA :  Pertama Kalinya, Semua Pemerintah di Bangka Belitung Sukses Meraih Predikat WTP LKPD 2020

“Kami tidak terima jika anak kami yang nilainya 20 tidak lulus seleksi,tapi yang nilainya 18 bisa lulus,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Linda mengungkapkan jika aksi ini spontanitas kumpulan orang tua yang kecewa karena anak mereka tidak lulus tapi anehnya, anak yang nilainya kecil justru bisa masuk sekolah menengah pertama negeri.

“Karena tidak terima dengan hasil seleksi penerimaan siswa baru dikota Pangkalpinang kami sepakat untuk melaporkan hal ini ke Walikota Pangkalpinang,” sebutnya.

Walaupun tidak bertemu dengan Walikota Pangkalpinang hanya diterima oleh Asisten walikota bidang pemerintah, Suparyono dan Surhardi Kasi peserta didik dari Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Pangkalpinang telah menerima keluhan masyarakat yang mendatangi.

BACA JUGA :  Peringati Hari Mencuci Tangan Se-dunia, Boy Yandra : Terlebih di Tengah Pandemi Covid-19

“Bapak/ibu harap tenang kami akan mengakomodir semua tapi jangan memaksakan kehendak pribadi, kami akan bantu untuk masuk sekolah negeri,” katanya

Harapannya, semoga kedepan permasalahan seperti ini tidak terjadi karena semua bisa diselesaikan dengan baik tampa ada permasalahan, sehingga anak anak warga kota  bisa masuk sekolah menengah pertama negeri.

“Secepatnya kami akan menghubungi bapak/ibu semuanya pasti akan diproses sesuai aturan dan kebijakan yang ada,” pungkasnya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.