Dalam Kunjungannya ke Kejari Basel, Forwaka diharapkan Terus Menjalin Keharmonisan dengan Kejaksaan dan Pokja

Lokal
Kajari Basel, Safrianto Zuriat Putra SH, MH berpose berssma Forwaka Babel, Kamis ,(4/7)

 

Forumkeadilanbabel.com, Toboali – Forum wartawan kejaksaan (Forwaka) Bangka Belitung (Babel) diharapkan bisa bersinergi dengan kejaksaan dalam pemberitaan guna meningkatkan Public Trust (kepercayaan masyarakat).

Demikian disampaikan kepala kejaksaan negeri Bangka Selatan, Safrianto Zuriat Putra SH MH ketika mengawali perbincangannya dengan sejumlah pengurus Forwaka Babel di halaman rumah dinas Kejari Basel, Kamis (4/7).

“Harapan kami (jajaran Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, red) agar Forwaka ini dapat menjadi wadah untuk terus setiap saat mempererat silaturahmi sesama rekan-rekan wartawan. Baik rekan-rekan wartawan yang bergabung dalam wadah Forwaka maupun dengan rekan-rekan di organisasi-organisasi wartawan lainnya guna mempermudah komunikasi pemberitaan kejaksaan,” ungkap Kajari Basel.

Suasana santai, Kajari Basel Safrianto Zuriat Putra SH, MH berbincang-bincang dengan segenap pengurus Forwaka Babel di halaman rumah dinasnya, Kamis (4/7)

 

Dalam kunjungan Forwaka Babel yang bernuansa santai, Kajari Basel sengaja mengajak segenap anggota dan pengurus Forwaka Babel untuk bersantai dengan suasana outdoors di depan rumah dinasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kasi Intel, Dody Purba SH, Kasi Pidum, Deny SH, Kasubag Pembinaan. Ardham Adthiya Manggala SH, Kasi Datun, Kurniawan Harahap SH dan Kasi Barang Bukti, Freddy Oslan SH.

Dalam pesannya, Kajari Basel Safri yang terlihat mengenal betul sejarah Forwaka mulai dari Kejagung dan sampai terbentuknya Forwaka Babel menganggap wadah ini adalah bagian dari mitra kejaksaan.

BACA JUGA :  Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Molen: Vaksin Terbukti Berhasil di Kota Pangkalpinang, Tingkat Penularan Covid-19 Mereda

“Forwaka ini adalah wadah. Wadah itu artinya tempat yang terlindungi. Beda dengan ikatan yang sifatnya terikat dalam kesatuan. Untuk masuk ke dalam wadah ini ada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Untuk melaksanakan kegiatan tentunya ada aturan-aturan wadah. Jadi kami berharap teman-teman wartawan memahami ruh Forwaka dan memahami AD/ART agar Forwaka menjadi contoh bagi wadah-wadah yang lainnya, ” harapnya.

Kemudian, kata Safrianto, Forwaka adalah mitra kejaksaan penyambung pemberitaan kejaksaan. “JAM Intel juga mengatakan dalam berbagai forum bahwa forwaka ini adalah mitra. Forwaka itu bisa bersinergi dengan kejaksaan. Bersinergi dalam bidang sesuai tuksi (tugas dan fungsi). Bersinergi dalam khususnya penyampaian informasi berita kepada masyarakat. Bersinergi ril, apa faktanya, apa beritanya jelas. Artinya sumbernya jelas dan informasinya jelas, ” katanya.

Dari kemitraan tadi, sambung Safrianto, terbentuklah Forwaka Kejagung hingga alhamdulillah sampai terbentuk Forwaka Babel. “Tentunya Forwaka Babel saya berharap akan dan selamanya bisa bersinergi dengan kejaksaan yang ada di Bangka Belitung. Jadi berita berita yang disampaikan kepada masyarakat dapat dipertanggungjawabkan sumbernya,” pesanya.

Lebih jauh lagi, Safrianto berharap Forwaka Babel juga bisa bersinergi dengan program-program kejaksaan. “Kejaksaan juga ada program jaksa menyapa. Jadi Forwaka bisa ikut serta bisa menyampaikan kegiatan. Program Jaksa masuk sekolah, ini juga bisa masuk dalam program tersebut. Kalau di beberapa provinsi ada program jaksa masuk kampus. Kalau di Kejari Basel ada jaksa masuk masjid. Jadi kalau Forwaka bisa ikut serta akan dinilai masyarakat baik, ” tutupnya.

BACA JUGA :  Bangka Belitung Ikuti Vaksinasi Massal Pelajar Bersama Presiden Jokowi
Suasana keharmonisan antara Kejari Basel, Forwaka dan Pokja wartawan Basel di rumah makan tepi pantai batu perahu Toboali, Kamis ,(4/7)

 

Suasana keakraban kunjungan Forwaka Babel semakin terjalin silaturrahmi yang baik dengan dihadiri seluruh Pokja Bangka Selatan. Dimana nantinya, Forwaka Babel akan menempatkan perwakilan wartawan Forwaka cabang Basel yakni Eko Geboy dari Antara dan Wiwin dari Baselpos yang merupakan Sekjen Pokja Basel.

“Dari Pokja Basel kita sangat mengapresiasi kegiatan Forwaka yang luar biasa. Organisasi profesi wartawan yang berkunjung secara resmi ke Bangka Selatan baru sekali ini. Ternyata Forwaka kegiatannya luar biasa. Kami harapkan hubungan kemitraan Forwaka dengan organisasi wartawan yang lain jangan terkotak-kotak. Dengan kita bersatu ini akan menjadi kekuatan yang hebat,” kata Dedi Irawan, Ketua Pokja Basel yang juga hadir dalam acara tersebut.

Harapan Pokja Basel buat Forwaka Babel agar suasana seperti ini terbangun bukan hanya di Bangka Selatan, namun sampai ke daerah lainnya. “Kita ini semuanya satu profesi meskipun berbeda bendera. Sudah seharusnya kita ini kuat. Jangan sampai satu sama lainnya untuk mengkerdilkan organisasi lainnya. Mari tumbuh bersama dengan cara yang sehat,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Disparbudkepora Babel Gelar pelatihan KIPAN, Suharto sebut Tingkat Penyalahgunaan Narkoba di Babel Peringkat 6 se Indonesia

“Selain itu bukan sekedar kunjungan silaturahmi. Tapi juga ada bentuk-bentuk kegiatan Forwaka dalam kegiatan sosial. Semisal kegiatan hari pers nasional. Kemudian kita menggelar semacam kegiatan pelatihan jurnalistik, workshop jurnalistik. Jadi Forwaka Babel bisa bersama Pokja menggelar acara bersama untuk kontribusi masyarakat, ” timpal Wiwin Suseno, Sekjen Pokja Basel

Sementara itu, Ketua Forwaka Babel, Ngadianto Asri sangat berterimakasih atas sambutan dari Kajari Basel bisa memberikan nasihat buat Forwaka.

“Kejari Basel ini kunjungan terakhir Forwaka Babel di pulau Bangka. Saya pribadi mewakili wadah Forwaka sangat berterimakasih sudah dijamu sangat baik dan diberi nasehat yang luar biasa. Semoga kedepan hubungan baik ini akan terjalin semakin baik.

Acara penutup setelah dijamu menu tekwan di rumah dinas, Forwaka Babel dan Pokja Basel dijamu makan lempah kuning dan ikan jebung di Pantai Batu Perahu.(red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.