Keluarga Korban Perang Dunia ke-2 Kunjungi Muntok, Berikut Nama serta Hubungannya dengan Korban

Lokal

 

Rombongan perwakilan keluarga korban Perang Dunia ke-2 di Muntok, mengunjungi Monumen Peringatan Korban Perang Dunia ke-2 yang dibangun di Pantai Radji, Kampung Menjelang, Muntok tahun 2017 lalu. (Rudy).

Oleh : Rudy

FORUMKEADILANBABEL.COM, MUNTOK, — Sedikitnya delapan orang perwakilan keluarga korban semasa Perang Dunia Ke-2 mengunjungi Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat. Para pengunjung asal manca negara ini rencananya akan melakukan sejumlah kunjungan berikut ziarah ke tempat-tempat bersejarah di Muntok dan sekitarnya, terhitung sejak kedatangan Rabu, (26/6/2019) hingga Sabtu, (29/6/2019).

Berikut nama-nama kedelapan perwakilan keluarga tersebut beserta hubungannya dengan korban semasa Perang Dunia ke-2 di Muntok sekitar tahun 1942-1945.

Judy Balcombe (Grand Daughter of Colin Campbell internee who died at Muntok), Arlene Bennett, Emily Malone, Elizabeth Callard, Robert Paterson (Little Boy in the camps) Jeremy Allgrove (Son of Nurse Mavis Hannah) serta David Man (Grandson of internee Gordon Reis who died at Muntok, maintains Muntok Piece Museum Website).

Koordinator pengunjung yang juga Kepala Museum Timah Indonesia-Muntok, Fahrizal Abubakar, kepada Forumkeadilanbabel.com, dalam kunjungan rombongan ini di Pantai Radji, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis, (27/6/2019), mengatakan, semenjak kedatangan Rabu kemarin, para tamu ini menginap di Hotel Yasmin, Muntok. Rencananya berdasarkan jadwal kunjungan, kedelapan pengunjung asal Australia ini, akan melakukan kunjungan beserta ziarah ke tempat-tempat bersejarah semasa Perang Dunia ke-2 di Muntok, mulai dari mengunjungi Museum Timah Muntok, mengunjungi Captain Seki’s House, Kuburan Kerchof, mengunjungi Kampung Menjelang dan Gereja Katholik, Pantai Radji tempat dibangunnya monumen pada tahun 2017 sebagai monumen peringatan korban tenggelamnya kapal yang dibom Tentara Jepang kala itu yang menewaskan sekitar 5000 orang, termasuk mengunjungi Monumen Perawat dekat Menara Tanjung Kalian serta sekolah tua Santa Maria (SMP) di Muntok. Sabtu, (29/6/2019), para rombongan perwakilan keluarga ini mengunjungi Kecamatan Jebus, keesokan harinya Minggu, (30/6/2019), dilanjutkan bertolak ke Palembang.

Dikatakan Fahrizal, kunjungan ini bersifat kunjungan pribadi atau kekeluargaan. Kunjungan secara resmi ke Muntok dalam rangka yang sama dijadwalkan 16 Februari 2020, dimana peserta kunjungan melibatkan banyak dari perwakilan keluarga sipil dan militer korban Perang Dunia ke-2 di Muntok serta dari berbagai negara seperti Inggris, New Zealand serta Australia.

“Banyak tempat-tempat sejarah yang mereka kunjungi. Seperti waktu ziarah di Kuburan Kerchof disitu masih dijumpai ada peninggalan tengkorak dari kakek mereka,” terang Fahrizal.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.