Judy Balcombe, Keluarga Korban Perang Dunia ke-2 di Muntok: “Kami Senang Seolah Mendapat Keluarga Baru”.

Lokal

 

David Man

Oleh : Rudy

FORUMKEADILANBABEL.COM, MUNTOK, — Judy Balcombe, satu dari delapan perwakilan keluarga korban tragedi Perang Dunia ke-2 di Muntok, 1942-1945, mengungkapkan kebahagiannya saat tiba di Muntok usai mengunjungi tempat-tempat sejarah mengenang peristiwa tersebut. Judy menuturkan, cerita atas tewasnya sekitar 5000 orang baik dari kalangan sipil dan militer yang kapalnya dibom tentara Jepang tahun itu sangat memilukan di kalangan keluarga korban sampai saat ini, terlebih bagi yang mengalami dan sampai sekarang masih hidup.

“Ketika mereka share tentang kisah yang ada di Muntok waktu tragedi itu, keluarga korban merasa sangat sedih. Tapi ketika ada di sini (Muntok,red), mereka sangat senang karena seolah mendapat keluarga baru,” ujar Judy Balcombe yang juga bekerja sebagai dokter, dalam wawancara khusus dengan wartawan Forumkeadilanbabel.com, di sela kunjungannya ke monumen peringatan korban Perang Dunia ke-2 yang dibangun pada tahun 2017, di lokasi Pantai Radji, Kampung Menjelang, Muntok, Kamis, (27/6/2019)

BACA JUGA :  Soroti PIP Illegal, Ketua FKPMP: Banyak Dipelesetkan, Seolah-olah Kalau Rakyat Menambang Itu Jadi Pertambangan Rakyat

 

Menurut Judy Balcombe yang juga keluarga dari Colin Campbell, korban Perang Dunia ke-2 di Muntok, di sejumlah negara asal korban, saat ini ada semacam komunitas keluarga tragedi Perang Dunia ke-2 yang sengaja di bentuk dalam rangka solidaritas.

Senada dengan Judy, David Man keluarga dari korban bernama Gordon Reis yang juga tewas dalam tragedi itu, mengaku, masyarakat Muntok ternyata ramah dan baik. Karena itu menurutnya rata-rata keluarga dari korban Perang Dunia ke-2 ini mengaku punya ikatan batin dengan masyarakat Muntok. David Man yang juga Maintains Muntok Peace Museum saat ini sudah ada website berisi seluruh cerita tragedi Perang Dunia ke-2 di Muntok. Ia mengaku dirinya sengaja dalam lawatannya sejak kemarin untuk mengunjungi titik-titik sejarah kaitannya dengan ibunya yang juga menjadi korban.

BACA JUGA :  Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Ini Harapan Ketua Yayasan Bahrul Ulum, Ujang Fahrial

“Kedepan ada rencana akan dibuatkan semacam film tentang tragedi Perang Dunia ke-2 di Muntok. Yang akan digarap oleh Mickel Brother di Hollywood. Beliau dikenal sebagai sutradara,” ujar David dengan logat Australia-nya yang disampaikan melalui penerjemahnya kepada media ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.