Trend Bunuh Diri Meningkat di Babar, Korban Kali Ini Remaja Tanggung Tewas Gantung Diri

Lokal

 

Polisi dan warga usai mengevakuasi jasad remaja tanggung RN, yang ditemukan tewas gantung diri di pondok kebun. (foto: doc).

 

FORUMKEADILANBABEL.COM, KELAPA, — Kasus bunuh diri dalam bulan ini menambah angka di Kabupaten Bangka Barat. Tak berselang beberapa hari setelah korban Cek Samin (35) warga Kecamatan Kelapa, Senin, (10/6/2019), kemarin membujur tergantung, giliran remaja tanggung tewas mengenaskan setelah menggantungkan lehernya dengan seutas tali ke atas bubung pondok kebun.

Anehnya, kedua korban sama-sama warga Bukit Kuang, Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat.

Cek Samin ditemukan istrinya Sainunah sekitar pukul 11.00 WIB tergantung di dalam kamarnya dengan lilitan tali di leher. Polisi setempat menduga motif sementara gantung diri karena alasan ekonomi.

Sementara seorang remaja tanggung berinisial RN diketahui tewas gantung diri setelah SR (inisial, red) kakaknya, warga Desa Pangkal Beras sibuk mencari adiknya itu  yang sejak Rabu (12/6/2019) tidak pulang ke rumah. SR berhasil menemukan adiknya RN, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. SR menemukan adiknya sudah tergantung kaku di pondok kebun.

BACA JUGA :  Pemprov. Babel Siapkan Penggerukan 5 Alur Sungai

Mendapati adiknya yang baru berusia 14 tahun itu tergantung di pondok kebun, SR bergegas pulang ke rumah untuk memberitahukan keluarga. Lalu pihak keluarga menurunkan serta membawa korban ke kediamannya.

Kapolsek Kelapa, Ipda Ayu Kusuma Ningrum seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, membenarkan kejadian tersebut.

“Polsek Kelapa mendapatkan laporan dari keluarga korban, bahwa ada warga bunuh diri sekira pukul 08.00 WIB dan segera menuju ke lokasi kejadian,” jelas kapolsek

Dari hasil olah TKP dan keterangan keluarga korban, didapatkan dugaan sementara bahwa korban meninggal karena gantung diri.

“Korban ditemukan tergantung di kayu penyangga atap pondok kebun yang berukuran tinggi 165 cm, sementara tinggi badan korban sekitar 160 Cm dengan kondisi lidah tergigit dan kaku. Lalu terdapat bekas jeratan di leher, serta ciri-ciri kematian yang lain. Sehingga diduga akibat kematian korban karena gantung diri,” tambah kapolsek

BACA JUGA :  Ini Tanggapan Ketua Pokja 11 ULP Babel Terkait Sanggahan CV. Kowari

Menurut keterangan keluarga, RN sehari-harinya dikenal sebagai pribadi pendiam. Namun, sebelum kejadian tersebut tidak ada permasalahan apapun baik dengan keluarga maupun teman korban. Sehingga motif bunuh diri korban sampai kemarin belum dapat diketahui. (Rudy).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.