Halal Bihalal Wakil Pimpinan Dewan Jadi Urun Rembuk Bahas Peluang Noviar Jadi Wabup Babar

Lokal

 

Urun rembuk masyarakat bahas peluang Noviar Ishak jadi Wabup Babar.

Oleh : Rudy

FORUMKEADILANBABEL.COM, MUNTOK, — Kegiatan Halal Bi Halal di Bulan Syawal usai perayaan lebaran pertama Idul Fitri menjadi hal yang lumrah diadakan oleh pejabat setiap tahun. Tak ketinggalan tahun ini, Wakil Ketua II DPRD Bangka Barat Medi Hestri, menyelenggarakannya dengan mengundang sejumlah pejabat dan ASN termasuk tokoh pemuda dan masyarakat, di rumah dinasnya, depan Lapangan Gelora Muntok, Selasa, (11/6/2019), mulai pukul 09.30 WIB.

Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Babar H Badri Samsu, Anggota DPRD Nendar Firdaus, Sekretaris DPRD Babar, Amir Hamzah, para Kabag di lingkungan setwan, Kabiro Hukum Pemkab Babar, Hasanudin, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta sejumlah wartawan baik dari kalangan cetak, online serta radio.

Awalnya kegiatan halal bihalal berlangsung khitmad penuh kekeluargaan. Namun dipenghujung acara Medi Hestri berbaur dengan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, membahas pembicaraan dengan topik membicarakan kondisi Kabupaten Bangka Barat yang sampai saat ini belum terlihat kemajuan yang berarti ditambah dengan kursi jabatan wakil bupati Bangka Barat yang sampai saat ini masih kosong semenjak ditinggal Markus yang dilantik menjadi Bupati Bangka Barat, terhitung Senin 11 Februari 2019, menggantikan posisi jabatan bupati sebelumnya H Parhan Ali yang tutup usia di tengah masa bakti kepemimpinan.

Medi Hestri dalam pandangannya menyebut, Bangka Barat sampai saat ini belum terlihat kemajuan yang terbilang signifikan. Diperparah kendali pimpinan daerah hanya dipegang bupati tanpa dibantu wakil bupati yang saat ini jabatannya masih kosong.

“Kalau kita bicara etnis sebenarnya berat bagi Markus untuk mencalonkan kembali kedepan. Tapi peluang ini harus dimanfaatkan beliau dengan cara mengejar ketertinggalan, menunjukkan keberhasilan pembangunan dengan menggandeng Noviar Ishak yang pengalaman di bidang itu. Karena masyarakat lebih melihat keberhasilan sisa masa bakti yang tidak lama lagi ini,” ujar Kader Senior Partai Golkar ini, di depan Ketua Forum Bangka Barat Bersatu (FB3), Edy Warsito, Edo, tokoh masyarakat Batak, Erasmus Batubara, Ketua KNPI Babar demisioner, Zulfitri Ramli, serta para awak media.

Hal yang serius kata Medi, persoalan banjir di Muntok yang setiap tahun belum ada solusi. Memasuki bulan September hingga Desember musibah tahunan ini selalu menjadi ancaman baik masyarakat Muntok, Parittiga dan sekitarnya. Sosok Noviar Ishak kata Medi punya punya pengalaman dibidang ini berdasarkan latar belakang pendidikan dan pengalaman selama menjabat di lingkungan organisasi perangkat daerah.

Selain itu potensi lain yang dibahas seperti pariwisata yang belum menunjukkan terobosannya. Bicara soal pariwisata kata Medi, sebenarnya program jangan terlalu muluk cukup dimulai dari desa masing-masing.

“Kita di dewan pada intinya tidak pernah mempersulit soal anggaran. Selagi hal ini menyentuh kepentingan masyarakat serta bermanfaat pasti kita setujui,” ujarnya.

“Pusat kegiatan kabupaten kan di Muntok. Harusnya orang Muntok lah (SDM, red) yang memikirkan, nggak mungkin orang kecamatan lain,” kata Medi.

Menanggapi hal ini, Erasmus Batubara, tokoh masyarakat Batak ini menyatakan rasa optimis jika sosok Noviar Ishak yang hanya piawai mendampingi Markus sebagai wabup membantu menuntaskan pekerjaan rumah Bangka Barat. Bahkan Batubara menyatakan dirinya siap menggelar petisi sebagai bentuk dukungan agar Noviar dipilih sebagai wabup Babar.

Ide petisi mantan caleg dan juga mantan pengurus PGRI Babar ini ternyata disambut peserta urun rembuk yang lain.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.