Pimpinan DPRD Babel Sharing Perkembangan Program Sister Hospital antara RSUPN RSCM dengan RS Dr (HC) Ir Soekarno

Advetorial
Ist

Forumkeadilanbabel.com, Jakart – Dalam rangka melaksanakan program terkait pengembangan pelayanan bedah syaraf dan intervensi nyeri juga perencanaan pengembangan tele konsultasi yang dilakukan oleh Tim Dokter RSUD Babel untuk masyarakat Bangka Belitung.

Wakil Ketua DPRD Babel Toni Purnama bersama Komisi IV DPRD  Bangka Belitung  kembali laksanakan sharing perkembangan program Sister Hospital antara RSUPN Dr Cipto Mangunkusomo dengan RS Dr (HC) Ir Soekarno di Ruang Rapat Direksi RSCM Jakarta, Jum’at (17/5).

Kunjungan rombongan ini diterima langsung oleh Dirut RSCM, Dr Lies Dina Liastuti, Sp. JP (K), MARS bersama beberapa direktur dan tim dokter spesialis RCSM.

Sebelumnya, Sister Hospital ini sudah dimulai tahun 2017 setelah MoU ditandatangani oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan Direktur RSCM.

“Rumah Sakit Provinsi Babel merupakan rumah sakit yang pertama kalinya bekerjasama dengan RSCM dan kami sangat menyambut baik hal ini,” kata Dr Lies pada awal pertemuan.

Dr Lies menambahkan dengan kelengkapan dan kecanggihan teknologi ke­sehatan di Babel, sudah tentu harus didukung oleh SDM yang berkualitas dan mumpuni.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Babel, Toni Purnama sangat mendukung peningkatan fasilitas dan SDM di bidang kesehatan untuk Bangka Belitung.
“Kita sangat mendukung upsys peningkatan fasilitas dan SDMdi idang kesehatan untuk masyarakat Bangka Belitung,” ujar Toni.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi IV, Marsidi.

“Hingga saat ini, kami sepenuhnya mendukung anggaran untuk bidang kesehatan. Dengan adanya sistem ini, tim dokter di RSUD mendapat pendam­pingan dari Departemenen Bedah Syaraf RSCMsehingga masyarakat Babel tidak perlu ragu ataupun takut untuk berobat. Jadi tidak perlu lah mau operasi harus berangkat ke Jakarta, sementara di Babel pun bisa dilakukan,” ucap Marsidi.

Dari pertemuan tersebut, terungkap adanya informasi yang menyebutkan jika Bangka Belitung merupakan provinsi tertinggi untuk hi­pertensi sehingga memperbesar risiko terkait syaraf juga neuroendovaskular.

Tentunya hal ini mendapat perhatian dari anggota DPRD Babel lainnya dari politisi PKB, Moh. Tanwin.

,”Dengan adanya info ini, selain harus adanya kepedulian yang tinggi akan kesehatan dari masyarakat Babel sendiri, peningkatan kualitas SDM dan peningkatan pelayanan di RSUD harus terus dilakukan sehingga berobat di Babel seperti rasa berobat di RSCM. Kita juga sangat senang dengan program Sister Hospital ini, para dokter kami di RSUD selalu disupport dan didampingi,” pungkasnya. (Ad)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.