Pihak UBB Berikan Klarifikasi di Media Lain, PT Timah Intervensi?

Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang -Terkait pemberitaan forumkeadilanbabel.com dan beberapa media online lainnya yang berjudul Kajian PT Timah Salah Kaprah, Dosen UBB Bongkar Banyak Kesalahan berbuntut panjang.

Pasalnya pasca pemberitaan muncul pemberitaan klarifikasi di salah satu media online terhadap judul dan isi berita yang dimuat di forumkeadilanbabel.com dan beberapa media lainnya.

Tak tanggung-tanggung pemberitaan klarifikasi yang dimuat amunisinews.com menyebutkan jika salah satu nara sumber yakni Kurniawan dosen UBB tidak pernah menyebutkan subjek subjek dari pembicaraan apalagi PT. Timah namun kajian lingkungan secara langsung yang disoroti adalah motodologi kajiannya.

Niat kami kata Kurniawan agar kajian lingkungan kedepannya di Provinsi Babel terkait kegiatan penambangan lebih dipertajam lagi.

Tulisan klarifikasi dosen UBB tersebut sontak menuai kontra dari sejumlah media yang memuat pemberitaan berjudul Kajian PT Timah Salah Kaprah, Dosen UBB Bongkar Banyak Kesalahan.

Doni dari radarbabel.com mengaku janggal dengan klarifikasi yang dikeluarkan dosen UBB Kurniawan.
“Aneh, kok keluar klarifikasi seperti itu di media amunisinews.com. Padahal sebelumnya ketika link berita berjudul Kajian PT Timah Salah Kaprah, Dosen UBB Bongkar Banyak Kesalahan saya kirim ke Pak Kurniawan tanggapannya terima kasih banyak Pak Doni, kontennya tidak melenceng. Ini nah WA nya Pak Kurniawan,” kata Doni seraya menunjukkan screen shootnya , Rabu (15/5).

Senada dengan Doni, Romli Muhtar dari Forum Keadilan juga tak habis fikir terhadap klarifikasi pemberitaan di amunisinews.com. Romli justru mempertanyakan kenapa pemberitaan klarifikasi justru dikirim ke wartawan amunisinews.com padahal bukan media yang terlibat langsung dalam wawancara dengan ke tiga dosen UBB tersebut.
“Saya pertanyakan kenapa klarifikasinya lewat media lain. Harusnya pihak humas UBB lebih mengerti terkait prosedur klarifikasi di media. Adakan konfrensi pers dan undang media yang muat berita pertama. Bukan asal titip-titipan ke media lain,” tanyanya.

Dikatakannya jika persoalan ini menurut dugaan dia dipicu adanya intervensi dari rektor UBB lantaran mendapat intervensi dari PT Timah.
“Kuat dugaan saya jika persoalan ini karena adanya intervensi dari Rektor. Saya dapat pesan WA dari salah satu sumber yang dekat dengan Rektor mengatakan semua kerjasama UBB dengan PT Timah akan diputuskan gara-gara berita itu UBB banyak ruginya. Akhirnya ke tiga dosen tersebut kena sanksi indisipliner. Kasihan anak-anak kita yang kuliah di situ,” ungkapnya.

Dengan adanya kabar tersebut, menurutnya, dia dan rombongan wartawan dari berbagai media telah beraudiensi ke pihak UBB guna klarifikasi kabar-kabar tersebut. Namun sayangnya Rektor UBB, M Yusuf tidak berhasil ditemui.
“Pak rektor lagi DL, mungkin besok (hari ini, red) pulang. Itu kata Agus selaku humas UBB kepada sejumlah awak media, Rabu (15/5) kemarinĀ  di ruang aula rektorat UBB,” ujar Romli.

Sementara itu, rektor M Yusuf melalui humas UBB, Agus saat dikonfirmasi via pesan WA menampik adanya sanksi indisipliner kepada 3 dosen tersebut.
“Sy sdh komunikasi dgn Rektor, bahwa UBB tidak pernah menjatuhkan sanksi apapun kepada ketiga Dosen yang telah memberikan keterangan kepada media kemarin,” tulis Agus, Rabu (15/5).

Hingga berita ini diturunkan, forumkeadilanbabel.com masih dalam upaya konfirmasi ke pihak terkait lainnya. (Robi/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.