Alumni Mahasiswa Babel Kecam Tindakan Kasar Petugas Keamanan di Depan Rumah Rakyat

Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang- Aksi berutal petugas keamanan di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DPRD Babel) mendapatkan kecaman dari alumni mahasiswa Babel, tidak hanya itu saja ada sekitar empat kantor Advokat (Pengacara) siap mendampingi para mahasiswa yang menjadi korban. Jumat (3/5)

Aksi alinasi badan eksekutif mahasiswa seluruh Indonesia Babel sudah memenuhi persyaratan untuk melakukan orasi di depan kantor DPRD Babel yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan Satpol PP Babel.

“Yang memicu bentrok antara petugas keamanan dan mahasiswa dikarenakan ada provokasi dari petugas keamanan yang menyikut perserta aksi,” sebut Janovan presiden Mahasiswa Universitas Babel saat konferensi pers di kafe sate taichan Jalan Ahmad yani kota Pangkalpinang

Tidak hanya itu saja aksi brutal tersebut terus terjadi sekitar 15 menit dan tidak hanya itu saja personil keamanan yang sangat banyak dibandingkan dengan perserta aksi hingga membunyikan alarm sehingga mahasiswa semakin panik.

“Kami diperlakukan sangat kasar dicekik,ditendang,hingga dipukul dan diseret. Tidak hanya itu kata kata kasar dan teman kami yang wanita pun ikut ditendang perutnya,” tegasnya yang juga salah satu korban dari keberingasan petugas keamanan di depan rumah rakyat Babel

Tidak hanya itu saja ia menegaskan aksi ini bukan menjadi mereka takut untuk melakukan aksi aksi lagi dikemudian hari tapi ini menjadi semangat baru bagi mereka untuk melakukan aksi mengawal demokrasi dan pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk bangkit memperjuangkan hak hak masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan alumni mahasiswa Babel, Kantor advokat Jhohan dan Suwanto Lawfirm,Kantor advokat mitra muda, Kantor advokat Afri dan rekan, Kantor advokat Anda Irayadi dan rekan, Permahi Babel, Aliansi alumni BEM Babel, dan KIM UBB (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.