Kakek Ini Kecewa Lantaran Istrinya Tidak Diikutkan Mencoblos

Lokal
Zehapendi (72) dirinya merasa kecewa kepada petugas karena istrinya Rosmah (65) tidak bisa mencoblos

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Antusias masyarakat kota Pangkalpinang menyambut pemilihan umum tahun 2019 sangat tinggi. Ini dibuktikan banyaknya masyarakat yang mendatangi kantor kelurahan berharap diri mereka bisa melakukan pencoblosan di Tempat Pemugutan Suara (TPS) yang telah ditetapkan.

Namun sayangnya tidak semua masyarakat dapat melakukan pencoblosan. Seperti halnya yang dialami Zehapendi (72). Dirinya menuturkan kepada awak media jika ia merasa kecewa lantaran istrinya Rosmah (65) tidak bisa mencoblos karena tidak terakomodir oleh petugas TPS .

“Padahal tadi pagi saya sudah melaporkan bahwa istri saya sedang sakit, tapi kata petugas nanti kami akan datang ke rumah,” ungkapnya kepada petugas yang ada di kelurahan Pintu Air.

Ia merasa sangat kecewa karena hingga ditutupnya TPS 3 Kelurahan Pintu Air Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang tidak ada satupun petugas yang mendatangi rumahnya.

“Saya sangat kecewa sekali kanapa petugas tidak datang dan tidak memberi tahu kepada dirinya agar istrinya bisa mencoblos di TPS,” sebutnya.

Tidak hanya itu saja salah satu pemilih yang juga memiliki C6 ketika datang ke TPS dan sudah mendaftar tapi tidak dapat kertas suara untuk mencoblos.

“Saya datang jam 12 , tapi kata petugas kertas suara sudah habis,” ungkap Rahma.

Ia pun mencoba menghubungi awak media melalui temannya Anto agar dapat mencoblos pada pemilu 2019. Tapi sampai TPS 1 Kelurahan Keramat tutup dirinya belum juga mendapatkan kertas suara.

“Masak kertas suara habis padahal kami punya C6,” sebutnya.

Sementara itu wartawan media ini berusaha menanyakan permasalahan tersebut kepada petugas TPS tapi karena kesibukan dalam melakukan perhitungan suara jadi hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari petugas TPS tersebut. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.