ROMI REMAJA USIA 20 TAHUN HILANG

Lokal
Romi, warga Pasir Putih Tukak Sadai yang hilang dan tak kunjung ditemukan

Forumkeadilanbabel.com, Sadai – Warga Pasir Putih Kecamatan Tukak Sadai digemparkan hilangnya seorang warga. Hal ini membuat orang tua korban melaporkan ke aparat desa hingga warga beramai ramai mencari korban ke hutan.

Bersangkutan diketahui bernama Romi usia 20 tahun anak kedua dari pasangan Ronadi als Roda (49) dan Romizi als Jimi (42).

Hilangnya Romi diketahui dari laporan kedua orang tua korban, hilang pada hari Rabu (3/4) sekira pukul 10.00.

Asnani, Kades (Kepala Desa) Pasir Putih saat dikonfirmasi mengenai hilangnya salah satu warga, oleh awak media ini di ruang kerjanya membenarkan kabar tersebut.

“Benar Pak, kami ketahui adanya warga yang hilang dari laporan kedua orang tua Romi (anak yang hilang) yang diterima staf desa, setelah meneriman laporan.¬† Kami beserta warga spontan bersama sama melakukan pencarian di sekitar kebun dan hutan namun hingga detik ini belum juga kunjung ditemukan,” ungkap Kades Pasir Putih. Jumat (5/4/19).

BACA JUGA :  Pimpin Rapat PPKM di Sekolah, Gubernur Jelaskan Esensi Penerapan PPKM

Lebih lanjut kades Pasir Putih mengatakan, jika pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Ibrshim selaku ketua DPD Forum Wartawan Online Indonesia (FWOI) Provinsi Kep. Babel.

“Kami tidak berhenti disitu, kami juga¬† meminta bantuan kepada saudara Ibrahim selaku Ketua DPD Forum Wartawan online indonesia Provinsi Kep.Babel, untuk menyampaikan informasi ini secara meluas demi menolong dan mencari Romi warga kami. Alhamdulilah atas bantuan beliau akhirnya pertolongan pencarian orangpun tiba dari tim Sar Basarnas Basel ke desa kami yang disambut senang oleh keluarga korban,” tutur Asnani.

Tim Sar Basarnas Basel

 

Sementara itu, Kepala Pos Sar Basarnas Toboali Kabupaten Bangka Selatan Maradi mengatakan jika hilangnya Romi tidak jauh dari sekitaran kebunnya.

BACA JUGA :  Babel Ditetapkan PPKM Di Level 3 dan 4, Gubernur Gelar Rapat Terbatas Bersama Forkopimda

“Kami terima informasi pada pukul 11.00 Jumat (5/4/19) bahwa Romi usia 20 tahun warga Pasir Putih hilang sejak hari Rabu tangal 3/4/19 sekira pukul 10.00 Wib tidak jauh dari sekitaran kebunnya, sebelumnya korban an. Romi berpamitan kepada orang tuanya ingin melihat jerat burung namun sampai saat ini tidak kunjung kembali,” ucap Maradi mengulang kronologis informasi yang didapat dari orangtua korban.

Upaya yang dilakukan Basarnas berkoordinasi kepada unsur unsur terkait , TNI/POLRI, Kades setempat, keluarga korban, dan masyarakat setempat guna ikut serta membantu proses pencarian Romi yang hilang.

Dilanjutkan proses pencarian dengan metode penyisiran di lokasi yang dicurigai terutama lokasi dimana posisi korban memasang jerat burung tersebut dan sampai hari kedua proses pencarian di perluas hingga 10 km dari lokasi terakhir korban.

BACA JUGA :  Wujudkan Program Klaster Kopi Bangka Belitung, Gubenur Tanam Perdana Kopi, Kapulaga, dan Cabe Jamu

“Sampai saat ini Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat sekitar masih terus berupaya melakukan penyisiran sekaligus menginfokan kepada msyarakat yang berkebun di daerah tersebut ketika mendapat informasi segera melaporkan ke posko atau keluarga korban untuk sementara hasil masih nihil,” pungkasnya. (FkB)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.