Kadis Perkim Sebut Informasi Yang Disampaikan Akun Facebook Anggota DPRD Pangkalpinang Itu Hoaks

Lokal

 

 

Kadis Perkim kota Pangkalpinang, Miego

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Kepala dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman kota Pangkalpinang menyikapi status facebook salah satu anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota Pangkalpinang Jubaidah Nurdin yang mempertanyakan kinerja kerja dan pengunaan anggaran dinas perkim yang akan membangun perpustakaan di Alun alun taman merdeka kota Pangkalpinang, Minggu (7/4) malam.

Kepala dinas Perkim kota Pangkalpinang, Miego menjelaskan apa yang dipertanyakan oleh anggota DPRD kota Pangkalpinang tersebut bahwa sistem atau mekanisme penganggaran dalam APBD ada APBD induk, pergeseran mendahului perubahan dan APBD Perubahan.

“Jadi yang dipermasalahkan anggaran pembangunan perpustakaan di ATM di lapangan tenis itu masuk dalam anggaran APBD induk. Kegiatan itu tidak bisa dilaksanakan karena lapangan tenis harus dibangun dan diganti ditempat lain terlebih dahulu, karena pembangunan lapangan tenis baru,” terangnya.

Meigo juga menyebutkan kenapa tidak bisa dilaksanakan oleh dinas Pariwisata maka pembagunan perpustakaan di lakukan perubahan kegiatan di APBD perubahan 2017 berupa kegiatan pembangunan WC ATM dan taman-taman di median jalan dan sudah dibahas di komisi III dan Banggar DPRD serta disahkan dalam perda APBD perubahan 2017 yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan di dinas Perkim.

“Jadi bingung kenapa anggota DPRD kota Pangkalpinang tersebut membuat status di facebook, padahal rencana pembangunan perpustakaan di Alun alun taman merdeka itu dibatalkan dan anggarannya tersebut sudah diubah dalam anggaran perubahan 2017 lalu. Ibu Jubaidah juga salah satu anggota komisi III pasti tahu hal tersebut,” ungkap kepala dinas Perkim kota Pangkalpinang melalui hubungan telpon seluler, Minggu (7/4).

Selanjutnya, ia mengatakan apa yang disampaikan itu ibu Jubaidah di facebook itu tidak benar karena pembangunan perpustakaan batal dikarenakan lahan tersebut masih digunakan oleh persatuan tenis kota Pangkalpinang,

“Selama menjadi kepala Dinas Perkim banyak pembangunan yang menjadi icon baru dikota Pangkalpinang seperti tugu tudung saji dan berapa taman yang membuat kota Pangkalpinang lebih cantik dan berwarna,” jelasnya.

Miego berharap kedepan permasalahan seperti lebih baik diselesaikan dengan baik dan akal sehat. Sebagai anggota dewan terhormat, ibu Jubaida bisa memanggil dirinya sesuai kewenangannya untuk menjelaskan seperti apa pengunaan anggaran di dinas Perkim.

“Saya tetap profesional dalam melaksanakan tugas. Kami harap Ibu Jubaidah minta maaf atas penyebaran informasi hoax yang tidak sesuai fakta di media sosial facebook,” pintanya kepada anggota DPRD kota Pangkalpinang tersebut.

Dalam kesempatan ini, Meigo juga menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan pemangkasan dan penebangan pohon yang biasanya diajukan oleh masyarakat kepala Dinas Perkim kota Pangkalpinang, sangat banyak tapi saat ini pihaknya kekurangan peralatan dan sumber daya manusia jadi tetap dilayani akan tetapi disurvey terlebih dahulu.

“Saat ini yang kami lakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang kami anggap skala prioritas seperti sudah mau roboh sehingga membahayakan keselamatan pengunaan jalan dan jalan jalan protokol,” pungkasnya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.