Anggota DPRD kota Pangkalpinang Ini Komen di Facebook Minta Kadis Perkim Mundur Dari Jabatannya

Lokal

 

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang- Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pangkalpinang dari fraksi partai Gerindra, Jubaidah mengkritisi kinerja Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) kota Pangkalpinang. Tidak tanggung tanggung kritikan pedas yang dituliskan di media sosial facebook miliknya, meminta Kadis Perkim itu mundur dari jabatannya, Minggu,(7/4)

“Hai,,, kepala dinas perkim, kalau anda tidak bisa melaksanakan tugas anda segera mundur,” sebut Jubaidah Nurdin dalam akun facebook nya.

Tidak hanya itu saja anggota dewan kota Pangkalpinang tersebut juga menuliskan lanjutannya, Tapi anda mungkin akan terus tertawa karena, ada dua dinas yang akan memberikan dana lebih kepada dinas Perkim kota Pangkalpinang

BACA JUGA :  Terus Continue, 11.343 Masyarakat Belinyu Tervaksin Dalam Serbuan LANAL Babel

“Mungkin jabatan kepala dinas PU, dan kepala dinas Bakeuda sudah menjanjikan anda, berarti akan semakin banyak, anda bisa menggunakan anggaran yang tidak jelas,”ungkapnya.

Jubaidai juga mempertanyakan anggaran yang sudah direncanakan pada tahun 2017 untuk perpustakaan di Alun alun Taman Merdeka kota tapi hingga kini tidak jelas pembangunannya.

“Anggaran yang sudah direncanakan di 2017 untuk perpustakaan yang akan dibuat dialun- alun ternyata kok dialihkan peruntukan nya, semakin ngak jelas,” ungkapnya

Tidak hanya itu saja, status facebook milik Jubaida juga dikomentari oleh rekan sekerjanya yaitu Taufik Babel yang juga anggota DPRD kota Pangkalpinang dari partai Bulan Bintang juga menyebutkan

“Yo kita sama sama melaporkan ke aparat kalau ada buktinya Bu Jubai. Jangan takut walau dia agik seperadik orang nomor satu kota Pangkalpinang,” tegas Taufik Babel.

BACA JUGA :  DPRD Babel Sahkan Raperda APBD-P 2021

Hingga berita ini diturunkan, wartawan media ini masih upayakan konfirmasi ke pihak Kadis Perkim kota Pangkalpinang. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.