Tiga Bulan Belum Gajian, Guru Honorer Datangi Walikota Pangkalpinang

Lokal

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang -Perwakilan guru honorer dikota Pangkalpinang mendatangi Walikota Pangkalpinang dalam kegiatan Jumat Bahagia, Jumat (29/3).

Para guru honorer tersebut mempertanyakan nasib mereka terkait gaji mereka yang belum dibayar hingga tiga bulan. Jumat,(29/3)

Dihadapan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mereka meminta agar gaji mereka yang belum dibayarkan dapat segera dibayarkan karena mereka sangat membutuhkan uang tersebut.

“Pak Walikota, kami guru honorer dikota Pangkalpinang sudah tiga bulan belum mendapatkan gaji,” ungkap salah satu perwakilan guru honorer yang diamini oleh rekan-rekannya.

Tidak hanya itu saja pak, kami sangat berharap gaji kami untuk bisa segera mungkin gaji kami dicairkan karena itu satu satunya penghasilan kami untuk membiayai kehidupan kami sehari hari.

“Mohon dibantu pak Walikota, untuk gaji kami bisa dicairkan segera, kami sangat membutuhkan uang tersebut,” katanya

Mendengar keluhan perwakilan guru honorer tersebut Walikota Pangkalpinang langsung menelpon staf Dinas pendidikan kota untuk menanyakan permasalahan kenapa hingga saat ini gaji guru honorer belum dicairkan.

“Semua berkas sudah selesai tinggal pihak Bank yang belum mencairkannya,” ungkapnya staf tersebut kepada Walikota Pangkalpinang melalui telepon seluler

Selanjutnya Maulan Aklil menghubungi pihak Bank Sumselbabel guna mempertanyakan gaji guru honorer yang belum juga dicairkan oleh pihak bank, padahal berkas sudah dilaporkan.

“Kami mohon untuk segera mencairkan gaji guru honorer, kalau bisa sore ini sudah cair,” pinta Walikota Pangkalpinang kepada pihak Bank Sumsel babel

Maulan Aklil menjelaskan kalau hanya satu atau dua orang dirinya sanggup menalanginya tapi ini jumlahnya sudah ratusan, sabar insyaallah gaji guru honorer tersebut segera dicairkan oleh pihak bank.

“Total guru honorer 585 orang, pihak bank akan secepatnya mencairkan,” janjinya. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.