Desa Gadung Sukses Mewakili Provinsi Kep. Babel Dalam Program Gerakan 1R1J

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Toboali – Kades (Kepala Desa) Gadung dalam programnya saat kampanye betul-betul diwujudkannya melalui program kader Jumantik yang dibentuknya.

Program ini telah berhasil mengangkat sisi kesehatan dalam hal program Satu Rumah Satu Jumantik (1R1J)  dan juga desa Gadung salah satu desa yang terpilih menjadi desa bebas jentik dengan Program desa 1R1J (Satu Rumah Satu Jentik).

Desa Gadung terpilih mewakili provinsi Kepulauan Babel setelah melalui tahap penilaian oleh Bapenas. Desa Gadung menjadi Desa percontohan di Kecamatan Toboali kabupaten Bangka Selatan bahkan ditingkat Provinsi dalam program satu pintu satu jumantik.

Saat kedatangan tim dari Bapenas, Bappeda Provinsi Kep. Bab dan Dinkes provinsi dalam rangka penilaian gerakan satu rumah satu jumantik, Desa Gadung mampu merealisasikan program tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut,
Ibu Bupati Bangka Selatan selaku ketua TP PKK, PKK Kecamatan, PKK Desa serta seluruh kader jumantik serta stakeholders yang lain, Selasa (12/3/2019).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan Supriyadi, SKM, MKM saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa terpilihnya Desa Gadung sebagai daerah Satu Rumah Satu Jumantik itu karena Desa Gadung lebih antusias, terlihat dari kader Jumatik yang dibentuk untuk membimbing masyarakat melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

“Sebenarnya Dinas Kesehatan sudah menginstruksikan ke seluruh desa yang ada di Bangka Selatan untuk membentuk kader jumantik dan puskesmas sebagai pilarnya mengingat angka kejadian DBD khususnya di Basel meningkat apalagi pada musim penghujan, oleh pihak Dinkes (Dinas kesehatan) Kabupaten Basel berharap bisa mengalokasikan Dana Desa untuk membayar honor para jumantik yang terbentuk,” ujar Supriyadi.

Lebih lanjut dikatakanya bahwa gerakan 1(satu) rumah satu jumantik berdasarkan hasil penilaian dari Bapenas didampingi oleh Bapeda dan Dinkes Provinsi Kep. Babel.

“Desa Gadung Kecamatan Toboali terpilih mewakili provinsi Kep. Babel untuk penilaian ke tingkat Pusat,” ungkap Kadinskes Basel.

 

Terpilihnya Desa Gadung mewakili Provinsi Kep Babel menurutnya selaras dengan visi dan misi Kades (Ahmad Basahir) yang menjabat saat ini karena visinya Desa Gadung gerakan (1R1J) satu rumah satu Jumantik.

“‌Gerakan jumantik di Desa Gadung tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016 sebanyak 12 (Dua Belas) Orang kader Jumantik yang dilibatkan. Peran desa dan kader jumantik dalam pengendalian demam berdarah di wilayah desa Gadung sangatlah efektik.” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa Gadung Ahmad Basahir mengatakan bahwa ditahun 2015 Desa Gadung terkenal dengan DBD. Bahkan kata dia ada 3 (tiga) warganya yang sempat terserang DBD dan 1 (satu) warganya meninggal dunia.

“Makanya kami inisiatif, pas dalam penyampaian visi misi sebelum menjadi kades saat itu dan setelah terpilih hingga dilantik menjadi kades saya langsung membentuk kader jumantik. Kebetulan ada 2 (dua) desa yang ada jumantik di Babel ini, yaitu Desa Kenanga dan desa Gadung, Namum desa Gadung ini yang lebih dulu,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakanya bahwa dirinya sangat berterimakasi atas kunjungan Tim Bapenas di wilayah Gadung saat melakukan Survei 1 (satu) rumah 1 (satu) jumantik.

“Kamipun dari desa telah menyiapkan Kader Jumantik sebanyak 12 (dua belas) orang kader Juru pemantau jentik (jumantik). Kader inilah yang bertugas langsung ke rumah rumah dan 12 kader kami tersebut kami berikan honor melalui ADD (Anggaran Dana Desa). Sejak saya dilantik Program 1R1J dijalankan melalui kader jumantik yang saya bentuk. Alhamdulillah berjalan dan merupakan misi yang ke 5 (lima) dan visi saya adalah Desa Gadung tahun 2022 bebas tanpa ada jentik,” ungkapnya.

“Harapan kami selaku kepala Desa Gadung menginginkan tidak terjadinya lagi korban DBD di desa kami. Dengan hadirnya kader jumantik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan terwujud sehingga tidak ada lagi korban DBD,” harap Kepala Desa Gadung, Ahmad Basahir. (Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.