Sebanyak 63 Siswa Ikuti Lomba Baca Cerita Di Alam Terbuka

Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Bangka Tengah – Untuk meningkatkan minat baca, mental dan mengenal cerita Bangka Belitung Dinas Arsip dan perpustakaan kabupaten Bangka tengah menyelengarakan lomba baca cerita dengan lokasi di alam terbuka. Kamis,(14/3)

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bangka Tengah, Budi Utama saat ditemui di hutan mangrove Mujang Desa Kurau Barat kabupaten Bangka Tengah.

“Tahun ini beda dari tahun sebelumnya, bisanya diselenggarakan di gedung tapi kali ini dilaksanakan di alam terbuka,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja Budi Utama juga menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi sekolah dasar khusus kelas empat dan lima se kabupaten Bangka tengah

“Kegiatan ini diikuti 63 peserta dan diselenggarakan selama tiga hari di hari akhir itu pembagian hadiah serta kita berwisata keliling hutan mangrove,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan kegiatan ini juga selain meningkatkan mental dan minat baca kepada generasi muda yang ada di kabupaten Bangka tengah kita juga ingin mengenalkan tempat tempat wisata yang ada di kabupaten Bangka kepada masyarakat, guru, dan siswa.

“Kegiatan ini selain mengenalkan cerita rakyat yang mungkin sangat jarang didengarkan lagi juga kita ingin meningkatkan minat membaca didalam kehidupan sehari hari dimulai dari usia dini,” sebutnya.

Tahun ini mungkin belum begitu banyak cerita yang dibawakan tapi tahun depan menurutnya akan membuat konsep yang lebih baik lagi kita akan membuat video dokumenter.

“Kami yakin tahun ini minta baca akan meningkatkan dari tahun lalu, kedepan juga kita akan membuatkan E-book agar generasi milenia bisa juga membaca buku melalui android,” pungkasnya.

Sementara itu dalah satu perserta lomba cerita yang mewakili sekolah dasar negeri 6 Kecamatan Sungai Selan, Olivia Septiani mengatakan dengan adanya kegiatan seperti ini dirinya lebih bisa meningkatkan daya hapalnya.

“Untuk mengikuti lomba ini, kami setiap hari mengapalkan cerita yang akan kami tampilkan,” sebutnya.

Dengan adanya kegiatan ini dirinya bisa mengetahui seperti apa cerita cerita rakyat Babel yang sangat jarang didengarkan lagi oleh masyarakat saat ini.

“Walaupun ini pengalaman pertama tapi sangat bermanfaat bagi kami jadi bisa mengetahui lebih banyak lagi cerita rakyat Babel yang ada,” katanya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.