Lagi, PT Timah Akan Kembangkan Taman Bacaan Hijau di Daerah Pertambangan di Babel

Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Sebagai bentuk kepedulian perusahaan penghasil bijih timah nomor dua terbesar dunia. PT Timah Tbk kembali akan mengembangkan Taman Bacaan Hijau di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka meningkatkan minat baca dan pendidikan anak di daerah Bangka Belitung.

“Saat ini kita telah memiliki Taman Bacaan Hijau di Desa Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah dan ini akan dijadikan “pilot project” dalam pengembangan perpustakaan di daerah ini,” kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan belum lama ini.

Anggi juga mengatakan jika Taman Bacaan Hijau di Desa Tanjung Gunung itu dibangun pada 2018 dan sudah dilengkapi berbagai buku pelajaran, cerita dan buku yang bermanfaat lainnya. Disamping itu, taman bacaan ini juga dilengkapi aneka fasilitas bermainan anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit dan lainnya sehingga anak-anak berkunjung di taman bacaan tersebut betah, akan terasa nyaman dan aman ketika mereka membaca berbagai buku pengetahuan.

“Di tahun ini, kita akan membangun taman bacaan hijau di seluruh wilayah operasional perusahaan di kabupaten/kota Provinsi Kepulauan Babel,” ungkapnya.

Anggi menambahkan jika taman bacaan dan bermain ini akan ramai di waktu petang ketika anak-anak sudah pulang dari sekolah, mereka akan mendatangi taman ini untuk membaca dan bermain.

“Di sini, mereka bisa bermain dengan aman. Para orang tuapun tidak perlu khawatir lagi anak-anak mereka bermain ke area tambang dan tempat berbahaya lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, M Sholeh sangat mengapresiasi perusahaan PT Timah Tbk yang telah membangun taman bacaan dan bermain dalam rangka mengedukasi anak-anak di daerah ini.

“Kita berharap dengan fasilitas yang disediakan PT Timah di taman ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat khususnya bagi anak-anak,” tutupnya. (FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.