Ci Luk Ba…Sekda Babar Tiba-tiba Lantik Pejabat Eselon, Wabup Diundang Duduk Manis

Lokal

 

 

Sekda Bangka Barat melantik Pejabat Eselon III dan II di lingkungan Pemkab Babar yang dinilai Wabup Babar, Markus SH tanpa koordinasi dengan dirinya.

 

Oleh : Rudy

FORUMKEADILANBABEL.COM, MUNTOK, — Setelah cukup lama tak terdengar kondisi kesehatan Bupati Bangka Barat, H Parhan Ali, Ci Luk Ba, Sekda Bangka Barat, H Yunan Helmi tiba-tiba melantik para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bangka Barat, Rabu, (30/1/2019).

Acara pelantikan ini oleh sejumlah pihak dilihat tak lazim.Sebanyak 17 pejabat eselon III dan II mulai dari jabatan camat, sekretaris dinas, kepala dinas, badan, bagian sampai staf ahli dilantik Sekda Yunan Helmi di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat.

Anehnya, Wakil Bupati Bangka Barat, Markus SH, justru diposisikan sebagai tamu undangan dalam mutasi pejabat yang itu sebetulnya bagian dari wewenangnya. Hal ini yang kemudian menimbulkan kekecewaan Markus, pasalnya menurut pendiri Partai Hanura Bangka Barat ini, kegiatan pelantikan tersebut tidak ada koordinasi sebelumnya dengan dirinya.

“Dalam kondisi seperti ini, seharusnya disampaikan secara lisan, BKPSDMD itu melaporkan dulu ke wabup, dikoordinasikan sebelum ada keputusan. Ini tiba-tiba dapat kabar yang ngelantik Sekda,” ujar Wakil Bupati Bangka Barat, Markus SH kecewa, disampaikan kepada awak media, Rabu kemarin.

Rasa kecewa ini yang memaksa Wakil Bupati Markus tidak hadir dalam acara pelantikan tersebut.

“Saya terkejut ada pelantikan hari ini, saya baru dikasih tahu pagi tadi, (Rabu,red), itu juga sekda yang WA dan undangannya baru siang tadi saya terima pukul 12.00 WIB.
Saya di Muntok, ini saya di rumah dinas, tadi pagi juga, (Rabu, red) saya pergi ngantor. Undangan pelatikan itu saya sebagai tamu undangan,” kesal Markus.

Sebelumnya, diberitakan Bupati Bangka Barat, H Parhan Ali sudah beberapa bulan tidak masuk kantor akibat sakit. Namun sejumlah pejabat Pemkab Bangka Barat saat dikonfirmasi awak media terkesan memilih bungkam perihal ditanya penyakit yang diderita Parhan Ali. Sebuah sumber sekitar dua minggu yang lalu menyebutkan jika bupati kembali ngantor namun memilih pavilium atau gedung samping rumah dinasnya sebagai ruangan kerja dan tak memilih berkantor di lantai dua Gedung Pemkab Bangka Barat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.