Cuaca Ekstrim, KSOP Muntok Perintahkan Kapal tak Berlayar

Lokal

Illustrasi

 

Laporan: Rudy

 

Forumkeadilanbabel.com, Muntok — Kantor Kesyahbadar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Muntok mengeluarkan edaran larangan bagi kapal untuk berlayar di wilayah kerjanya. Peringatan ini menyusul rilis data dari BMKG tanggal 21 Januari 2019 terkait peringatan dan gelombang tinggi di Perairan Laut Bangka Belitung.

Kondisi yang sama berpotensi juga di sekitar Perairan Selat Sunda bagian Selatan, dan bagian Selatan Pulau Jawa.

Berdasarkan prakiraan tersebut, tinggi gelombang di wilayah ini diperkirakan hingga mencapai 2 meter dengan perubahan cuaca yang tidak menentu disertai angin kencang.

” Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kapal dan kondisi cuaca ekstrim yang membahayakan keselamatan kapal, agar Nahkoda atau perusahaan pelayaran yang kapalnya di wilayah kerja KSOP mulai tanggal 22 Januari 2019 ditunda keberangkatannya sampai kondisi cuaca di sepanjang perairan yang akan dilayari benar-benar aman,” ujar Kepala KSOP Wilayah IV Muntok, Umar Fanani, dalam pernyataan rilisnya yang disampaikan kepada media ini, Rabu, (23/1/2019).

BACA JUGA :  Langkah Konkret Gubernur Babel Tanggulangi Covid-19

Ia menambahkan, termasuk bagi setiap kapal yang berlindung wajib melaporkan ke KSOP dengan menginformasikan posisi kapal, kondisi kapal, termasuk kondisi cuaca serta hal penting lainnya.

Terpisah, Rofik, petugas dari salah satu perusahaan kapal membenarkan kondisi ekstrim cuaca di perairan Muntokin saat ini. ” Bahkan ada kapal Ferry dari Tanjung Api-api yang sudah memuat penumpang menuju Muntok Selasa kemarin terpaksa ditunda keberangkatannya,” ujar petugas darat salah satu kuantor pelayaran ini.

Pantauan media ini, kondisi cuaca memang tak menentu akhir-akhir ini di sekitar wilayah Muntok. Kondisi ini disertai angin kencang, langit gelap serta hujan tiba-tiba saat ini sehingga sulit diprediksi. (FkB)

 

BACA JUGA :  Ratusan Ponton Tambang Timah di Batu Dinding Belinyu, Tiga Nama Ini Disebut-sebut Sebagai Penampungnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.