Apa Kabar Hak Interplasi DPRD Babel?

Lokal Politik

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Hak Interpelasi terhadap Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman yang sempat dihebohkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel beberapa waktu lalu, sudah  tak berkabar lagi.

Padahal diawal tahun 2018 lalu hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan ramai diperbincangkan oleh masyarakat se Babel, bahkan infonya sudah disetujui oleh 29 anggota dewan yang terhormat dari 45 anggota DPRD Babel.

Tidak hanya itu, ketua DPRD Babel, Didit dalam pemberitaan di media cetak lokal ketika itu sempat mengatakan jika hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan dipercepat dengan beberapa pertimbangan yang telah disetujui oleh Badan Musyawarah DPRD Babel.

Bahkan DPRD Babel juga sudah membentuk panitia khusus(Pansus) yang beranggotakan 19 orang dan diketuai oleh Eka Budiarta untuk membahas permasalahan hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan sehingga dibentuk dua tim agar jawaban yang diberikan oleh Gubernur Babel bisa segera dituntaskan.

Namun hingga saat ini, hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan seperti tak kunjung mendapatkan hasil yang jela,  padahal masyarakat Babel sangat menunggu hasil dari hak interpelasi tersebut.
Diawal tahun 2019 ini permasalahan hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan kembali mencuat. Hal ini kembali ramai dibicarakan, baik di warung kopi maupun di grup WA ngopi dan ketakong yang dulu sempat memberikan obat masuk angin “Tolak Angin” kepada ketua dan wakil Ketua DPRD Babel.

Bahkan di beberapa grup WA tersebut sering kali disebut sebut ada dugaan dana pot pot (uang siluman) yang dibagikan untuk merendam hak interpelasi terhadap Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan?
Masyarakat Babel merasa sangat kecewa dengan tidak tuntasnya hak interpelasi tersebut. Menurutnya sudah berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk pembahasan hak interpelasi tersebut tapi tak kunjung juga terjawab bahkan ada dugaan sengaja dipetieskan oleh pihak pihak pihak tertentu.

Presiden Direktur Group WA Ketakong Bangka Belitung, Patris Lumumba. SH misalnya, mengatakan jika groupnya sudah mengirimkan surat permohonan audiensi nomor 01/WA-KT/XII/2018 sifat penting kepada pimpinan DPRD Kepulauan Bangka Belitung  tertanggal 11 Desember 2018 lalu.
“Dalam surat tersebut jelas kami mempertanyakan kejelasan tindaklanjut Interplasi yang bergulir di DPRD Babel dan mendesak DPRD Babel menyampaikan hasil kepada publik,” sebut Patris  melalui pesan aplikasi WA, Rabu,(23/1).

Tidak hanya itu, kata Patris dalam surat tersebut pihaknya  juga mempertanyakan seperti apa pengelolaan tata kelola pertambangan timah yang legal sesuai RKAB  yang ditandatangani oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.
“Kami pertanyakan seperti apa tata kelola dan perdagangan timah mulai dari hulu sampai hilir dan legalisasi timah ilegal menjadi legal tersebut dan sudah ditandatangani oleh Gubernur Babel, ” tegasnya.

Selain itu ia juga mempertanyakan pencabutan peraturan daerah sumbangan pihak ketiga yang besarnya milyaran rupiah. Hal tersebut harus disampaikan ke publik terkait permasalahan pengunaan maupun pengembalian anggaran tersebut.
“Pencabutan perda sumbangan dari pihak ketiga yang nilainya sampai milyaran rupiah harus jelas seperti apa pengunaan anggaran tersebut apakah digunakan untuk kegiatan pemerintah daerah atau untuk kepentingan pribadi harus di sampaikan kepada publik, jangan sampai terjadi permasalahan dikemudian hari,” katanya.

Ia berharap dengan adanya kejelasan tindaklanjut permasalahan tersebut. Sebab itu permasalahan harus disampaikan kepada publik dan dia juga meminta ketua DPRD Babel untuk bersedia beraudensi dengan pihaknya.
“Kami masih menunggu kapan DPRD Babel bisa memberikan penjelasan dan penyampaian hasil interpelasi dan sumbangan dari pihak ketiga tersebut kepada publik. Jangan sampai masyarakat bertanya tanya seperti apa akhirnya,” pungkasnya. (Yuko).
BACA JUGA :  Breaking News : ABK Nelayan Dilaporkan Tenggelam, Timgab Posmat AL Sungailiat dan Polairud Babel Bergerak Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.