Merespon Keluhan Masyarakat,  Pemprov Babel Gelar Rapat Bahas Tingginya Harga Tiket Pesawat

Advetorial Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang  – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar, memimpin Rapat Pembahasan Tarif Penerbangan yang diselenggarakan  di Ruang  Tanjung Pesona Lantai I Kantor Gubernur Babel.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dishub Babel, Tajuddin, GM Angkasa Pura II Pangkalpinang, Branch Manager Garuda Pangkalpinang, Ketua PHRI Babel, Bambang Patijaya, Manajemen Garuda, Manajemen Lion Air, perwakilan Air Nav Babel, Pertamina, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel  dan instansi terkait lainnya, Selasa (22/1).

Dalam arahannya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yanuar, mengatakan rapat ini dilakukan dalam rangka membahas terkait dengan tingginya harga tiket yang terjadi khususnya  di Babel.

“Hal ini, sebagai tanggung jawab Pemerintah, terkait dengan kenaikan harga tiket yang tinggi, dan masyarakat telah banyak menyampaikan keluhannya kepada pemerintah, sehingga hari ini kita lakukan rapat,” ungkap Yanuar, Selasa (22/1).

Menurut Yanuar, dengan tingginya harga tiket, menyumbang inflasi yang cukup tinggi di Babel. Maka, kata dia, dengan pertemuan ini, diharapkan didapatkan persamaan persepsi, sehingga menghasilkan sumbang saran yang dapat disampaikan ke  kementerian perhubungan.

Melalui pertemuan ini, mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, kata Yanuar, diharapkan perwakilan perusahaan maskapai penerbangan untuk melakukan evaluasi dan penurunan harga tiket penerbangan dari dan ke Babel.

Selain itu, Yanuar juga menegaskan hasil dari pertemuan ini juga, akan disampaikan langsung kepada Gubernur Babel dan akan dibawa ke dewan, serta akan dilanjutkan pada pertemuan dengan kementerian  perhubungan.

Terkait dengan perayaan Imlek pada bulan Februari mendatang, kata Yanuar, diharapkan harga tiket pesawat dapat lebih murah, karena merupakan kegiatan keagamanaan, dan banyaknya para pendatang yang akan berkunjung  ke Babel.

Asisten Setda Babel ini mencontohkan, banyak masyarakat Aceh yang ingin berpergian  ke Jakarta harus melalui Malaysia ketimbang daerah transit lainnya.

“Seperti sekarang, kita baca di Koran, masyarakat Aceh ke Malaysia dulu baru ke Jakarta. Kan tidak elok rasanya,” ucap Yanuar.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Babel, Tajuddin, mengatakan, pemerintah juga sudah  menyampaikan surat  kepada maskapai untuk melakukan perhitungan ulang tentang harga tiket yang berlaku saat ini, dan diharapkan harga tiket dapat diturunkan.

“Dari keluhan masyarakat yang telah disampaikan, melalui pemerintah mengharapkan banyak  asosiasi/maskapai  penerbangan dapat menurunkan harga tiket pesawat,” tegas Tajuddin.

Maskapai penerbangan, diharapkan kembali Tajuddin, melakukan penurunan tarif tiket sebesar 60%, kemudian memperbesar sit, juga  dengan harga promo yang ada.

Tajuddin juga menyampaikan, hasil pertemuan ini akan dibawa bersama pimpinan ke DPRD bersama Dinas Perhubungan akan bertemu dengan Dirjen perhubungan udara untuk menyampaikan persolan yang terjadi di Babel.(Adv/FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.