GM Angkasa Pura Akui Bandara Depati Amir Saat Ini Alami Penurunan Penumpang

Seremonial

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpunang РPada rapat pembahasan tingginya harga tiket pesawat di ruang Tanjung Pesona Gedung Kantor Gubernur, Selasa (21/1). GM Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Juanda, mengungkapkan, untuk bandara Depati Amir Pangkalpinang, secara pertumbuhan pada 2018, memang mengalami peningkatan kurang lebih 5% dibandingkan dengan  penumpang dari tahun 2017.

“Dimana tercatat terakhir per 31 Desember 2018, sudah 2.173.000 orang atau naik 5%, dan tumbuh 5% dari tahun 2017 yang mencapai 2.050.000,” ungkap Juanda, Selasa (21/1).

Juanda juga menerangkan, periode 1 sampai dengan 20 Januari 2019, mengalami penurunan yang sangat luar biasa, dimana terdapat penurunan pergerakan pesawat.

“Sehingga mengakibatkan menurunnya jumlah penumpang yang akan berangkat dan tiba di Bandara Depati Amir,” katanya.

Agus, dari Airnav Babel juga menyampaikan, dalam pelaksanaan tugas yang dilakukan sampai saat ini, terkait dengan tarif yang dikenakan bagi pesawat mendarat telah sesuai dengan peraturan dari kementerian perhubungan.

 

Agus memaparkan, saat ini, adanya penurunan pelayanan penerbangan, dimana pada prinsipnya airnav tetap memberikan layanan yang semaksimal mungkin kepada pengguna jasa dalam negeri dan luar negeri, dan ada juga yang diakibatkan oleh penerbangan yang di cancel.

 

Sementara itu, Solpa Puji, Branch Manager Garuda Pangkalpinang, mengatakan, harga tiket yang saat ini digunakan masih merujuk kepada harga tiket sesuai dengan peratuhan menteri perhubungan dan mematuhi batas atas tiket yang berlaku.
Harga tiket sekarang, lanjut dia, juga diberlakukan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan penerbangan Garuda.

“Juga memenuhi kebutuhan operasional yang ada di Garuda,” katanya singkat.

 

Karena, menurutnya, banyak perusahaan penerbangan saat ini, yang telah pensiun dan tidak beroperasi lagi. (Adv/FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.