Pekerjaan Proyek Normalisasi Kolong Pedindang Masih Berlangsung, Kabarnya Tak Diterima Inspektorat, Benarkah?

Hukum Lokal
Pekerjaan proyek normalisasi kolong Pedindang Kota Pangkalpinang masih berlangsung, Kamis (17/1/2019)

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Awal tahun 2019 Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Pekerjaan Umum masih menyisahkan pekerjaan yang belum
terselesaikan.

 

Salah satunya proyek normalisasi Kolong Pedindang di Paritlalang Pangkalpinang. Proyek yang dikerjakan oleh perusahaan PT Roma Putra Perdana dengan pagu Rp. 3.75 miliar dibanting Rp. 2.773.82700.000.00 dikabarkan pekerjaannyga tidak diterima oleh Inspektorat.

Mirisnya lagi, PT Roma Putra Perdana milik kontraktor ternama Akong ini selain pekerjaannya tidak selesai dan disanksi denda juga terancam perusahaannya akan diblacklist.

” Itu proyek selain tidak selesai juga pekerjaannya setahu saya tidak diterima inspektorat. Masak pekerjaan normalisasi bisa sampai molor dan dikerjakan sampai tahun 2019. Sayang nama Akong kontrakor besar tidak berkerja secara profesional. Apakah mungkin penyebabnya karena banyak dapat borongan jadi tidak selesai, ” ujar salah seorang pegawai inspektorat yang namanya enggan disebutkan beberapa waktu lalu.

Pantauan sejumlah wartawan di lokasi proyek, Kamis (17/1/2019), tampak masih berkerja. Beberapa PC (alat berat) masih beraktifitas ngebut menyelesaikan pekerjaan. Bahkan papan plang proyek sudah  tidak terlihat  lagi di lokasi.

Terpisah, Kepala Dinas PU Kota Pangkalpinang, Ir Suparlan saat dikonfirmasi membenarkan kalau proyek normalisasi Kolong Pedindang tidak selesai tepat waktu.

“Hari ini lum pacak ngantor lagi demam flu, kepala ngenyut hidung buntu. Jadi masalah gawean normalisasi kolong Pedindang secara aturan memang tidak selesai dan habis masa kontrak, ” ujar Suparlan, dikonfirmasi melalui pesan short message sistem (SMS) , Kamis (17/1/2019).

Dikatakan Suparlan, meski pekerjaan tidak tepat waktu pihaknya sudah menerapkan denda.
“Mereka tetap melanjutkan pekerjaan dengan denda 1/mil selama 50 hari. Apabila tidak selesai dalam 50 hari, sisa uang mereka yang 2,5 persen tidak dibayar dan perusahaan mereka akan diblacklist,” tegas Suparlan.

Sementara itu, PPK proyek normalisasi kolong Pedindang, Amat, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan kalau proyek tersebut tidak selesai. “Tidak selesai karena faktor cuaca hujan. Soal pekerjaan tidak diterima inspektorat itu tidak benar. Nanti saya cek ke lokasi kalau papan proyeknya sudah tidak ada lagi,” jelasnya, Kamis (17/1/2019). (Don / FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.