Green Hospital Resmi Difungsikan, dr. Ristum : Semoga Jadi Pusat Rujukan se Babel

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil meresmikan pemanfaatan Rumah sakit Green Hospital (Rumah Sakit Umum) daerah kota Pangkalpinang, Selasa (15/1).

Launching rumah sakit Green Hospital dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota Pangkalpinang khususnya dan Babel pada umumnya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.

Dalam sambutannya dr. Ristum Alamsyah Sp. S selaku kepala RSUD Depati Hamzah mengatakan kegiatan di Green Hospital telah dilakukan pemindahan sejak satu minggu lalu.

“Tapi ada beberapa poli yang belum kita pindahkan dan masih menggunakan fasilitas yang lama karena di Green Hospital masih terbatas,” ungkapnya, Selasa (15/1).

 

 

Ia juga menjelaskan saat ini pelayanan di Green hospital sudah mendapatkan status terakreditasi dari kementerian kesehatan Republik Indonesia dan pihaknya sangat senang dengan adanya bangunan yang baru ini.

BACA JUGA :  Disperindag Provinsi Babel Promosikan Produk Olahan Pinang ke Negara Nigeria

“RSUD Depati Hamzah dibangun tahun 1980 dan sudah terkesan kumuh dan panas, semenjak dimanfaatkan gedung baru ini para pasien merasa senang dan bahagia,” sebutnya.

dr. Ristum pun mengucapkan terima kasih kepada Walikota Pangkalpinang yang telah memperhatikan nasib insan pelayanan kesehatan atas peningkatan insentif saat ini.

“Alhamdulillah, atas peningkatan kesejahteraan bagi perawat, cs, dokter dan dokter spesialis yang sangat berarti bagi kami,” katanya.

Tidak hanya itu saja RSUD Depati Hamzah merupakan rumah sakit rujukan dari berbagai daerah di pulau Bangka dan belitung

“Semoga dengan dipindahkan ke gedung baru ini Green Hospital akan menjadi pusat rujukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” pungkasnya. (Yuko)

BACA JUGA :  Apresiasi Kinerja Polres Pangkalpinang Tangkap "Sang Predator", Aliansi Pemuda Pangkalpinang Minta Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya!

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.