Aktifitas Penambangan Di Kaki Bukit Mangkol Makin Mengganas, Fasum dan Lahan Pertanian Rusak, Warga Balai Resah

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Bangka Tengah-Aktifitas tambang timah di kaki bukit Mangkol Desa Terak Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah saat ini telah membuat resah warga Balai.

 

Pasalnya, aktifitas tersebut  telah banyak merusak lahan pertanian di sekitarnya dan tidak hanya itu, fasilitas umum termasuk jembatan juga ikut rusak akibat dari ganasnya aktifitas penambangan di kaki bukit mangkol Desa Terak kecamatan Simpang katis kabupaten Bangka tengah.

 

 

Forumkeadilanbabel.com yang ditemani beberapa pemuda desa tersebut, Sabtu (12/1) melakukan penyisiran terhadap lokasi yang sudah rusak parah akibat aktifitas tambang timah tersebut.

“Puluhan tahun keluarga kami berkebun dibawah kaki bukit Mangkol, tidak pernah ada kejadian jembatan roboh dan rusak seperti saat ini,” sebut Bujang salah satu pemuda Balai kepada forumkeadilanbabel.com, Sabtu,(12/1).

BACA JUGA :  Gubernur : Lakukan Pengamanan PPKM dengan Baik, Tenang, dan Humanis

 

Selain merusak fasilitas umum, lanjut Bujang,  hampir puluhan hektar lahan di kaki bukit Mangkol juga rusak parah dan tidak pernah diperbaiki lagi oleh pelaku penambangan.

“Aktivitas tambang di kaki bukit Mangkol ada yang resmi dan ilegal, tapi keduanya tidak pernah melakukan reklamasi dilokasi bekas tambang. Habis  ditambang ditinggalkan begitu saja,” ungkapnya.

 

Bujang juga menjelaskan bahwa masyarakat di desa sangat jarang dipekerjakan sebagai penambang di kawasan yang memiliki izin dari PT. Timah.

“Pemilik lokasi kadang mendatangkan pekerja dari pulau Jawa sedangkan masyarakat setempat hanya melimbang saja,” sebutnya.

 

Ia juga menyebutkan di desa Terak ini bukan hanya masalah tambang timah saja tapi penambang pasir ilegal pun masih beroperasi di desanya.

BACA JUGA :  Lagi, Pokja 11 ULP Babel Disanggah Soal Lelang Proyek Jembatan Delas Jilid II

“Tahun lalu masyarakat jalan tanah kolong pernah menggalang tandatangan untuk minta kepada pemerintah daerah agar jalan mereka segera diperbaiki, tapi percuma hingga sekarang belum ada tindakan dari pemerintah daerah kabupaten Bangka tengah,” tuturnya.

 

Dia pun berharap dengan adanya publikasi dari media, hal ini bisa mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Sebab menurutnya sudah berulang kali hal ini  dilaporkan namun tidak pernah digubris sama sekali.

 

“Kami sangat mengharapkan peran pers untuk menghentikan aktivitas tambang timah dan pasir ilegal di desa kami ini,” pintanya.

 

Setelah meninjau lokasi tambang timah ilegal dan milik mitra PT. Timah, forumkeadilanbabel.com berupaya menemui kepala desa Terak baik dikantor maupun di kediamannya guna meminta klarifikasi terhadap aktifitas tambang timah dan pasir ilegal di kaki bukit Mangkol, tapi sayangnya kepala desa Terak tidak berada ditempat. (Yuko)

BACA JUGA :  Besok, Asrama Haji dan BLK Jadi Lokasi Isoter

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.