Gubernur Babel Batalkan MoU Dengan Taiwan, 147 Mahasiswa Babel Korban Calo Tanggung Jawab Siapa ?

Hukum Lokal

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang- Ramai diberitakan tentang adanya temuan ratusan mahasiswa Indonesia di Taiwan yang  diduga menjadi korban agen atau calo tenaga kerja karena tidak melalui jalur resmi pemerintah pusat.

Ternyata secara diam diam Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman sudah membatalkan MoU dengan Hongfu Internasional tehnologi. CO,Ltd di Taiwan. Jumat,(4/1)

Berdasarkan surat Gubernur Babel nomor 120/0586.a /I, perihal Pembatalan Memorandum of Understanding bersifat segera. Ditujukan kepada Mr. Jimmy Chen CEO Of Hongfu Internasional Technology. CO,Ltd di Taiwan.

Jauh sebelum hebohnya pemberitaan mahasiswa di Taiwan ternyata Gubernur Babel, Erzaldi sudah membatalkan MoU tersebut pada tanggal 8 Agustus 2018 lalu.

Walaupun kesemangatan 147 Mahasiswa Babel di Taiwan yang  mengaku merasa bahagia karena bisa belajar dan berkerja, yang  dibuktikan dengan beberapa video yang mereka bagikan di media sosial yang berisi tentang kondisi mereka dalam keadaan baik baik dan mengecam pemberitaan media nasional tersebut.

Namun mirisnya, pemerintah pusat menyebutkan bahwa ratusan mahasiswa indonesia di Taiwan menjadi korban agen atau calo tenaga karena tidak melalui pemerintah pusat.

Jika benar 147 Mahasiswa Babel di Taiwan tersebut adalah korban agen atau calo tenaga kerja sementara Gubernur Provinsi Kep. Babel sudah memutuskan pembatalan MoU tersebut lalu siapkah yang bertanggungjawab terhadap 147 Mahasiswa Babel di Taiwan ?

Untuk mendapatkan jawabannya, wartawan forumkeadilanbabel.com mencoba melakukan konfirmasi ke Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan yang dikonfirmasi melalui aplikasi WA messenger maupun di beberapa grup WA, Jum’at (4/1/2019), hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawabannya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.