Ketua Komisi II DPRD Bangka, Imelda : PT Thep Siap Ganti Rugi Lahan Warga

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Upaya mediasi yang di lakukan komisi II DPRD Kab. Bangka antara perusahaan perkebunan PT THEP  Estate 111 Riau-Silip Kecamatan Riau-Silip Kab. Bangka dengan warga Desa Riau yang berlangsung di ruang pansus DPRD Kabupaten Bangka,  berjalan lancar dan aman, Rabu (26/12/2018) kemarin.

Keseriusan dalam memediasi permasalahan lahan warga semangkin di tunjukkan komisi II DPRD Kab. Bangka dengan berbagai upaya di antaranya, meminta pihak perusahaan secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut serta memerintahkan pihak terkait seperti dinas Hutbunnak, PT THEP dan warga Riau agar segera turun kelapangan untuk memastikan letak titik tanah yang di klaim warga. Sementara jadwalnya akan di laksanakan pada 16 januari 2019 pukul 10.00 wib mendatang,

“Pada dasarnya perusahaan siap ganti rugi lahan mereka, apabila nanti warga pas turun kelapangan dan bisa menunjukkan bukti bahwa itu lahan mereka serta kepemilikan yang jelas,” kata ketua komisi II DPRD Bangka, Imelda melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (26/12/2018).

Pengakuan ganti rugi juga di benarkan oleh Iwan selaku perwakilan warga, yang mana pengakuan tersebut di akui Okto selaku perwakilan PT THEP  yang hadir dalam mediasi tersebut. Menurut Iwan bahwa pihak PT THEP siap menganti lahan warga namun harus turun kelapangan dahulu.

“PT THEP siap menganti lahan yang di klaim warga dan pihak kita harus turun kelapangan dahulu dan meminta kepada warga bahwa lahan yang di klaim tersebut ada dan bisa menunjuk dimana lahan yang di maksud dan nama pemilik yang jelas,” terang Iwan yang meniru ucapan Okto pada saat penjelasan dalam ruang mediasi tersebut.

Lebih lanjut di jelaskan Iwan, dalam hal ini pihaknya siap menunjukkan lahan seperti yang di inginkan oleh perusahaan dan akan menunjukkan di mana letak tanah yang di klaim tersebut dan jika perlu akan di ukur ulang,

“Jika perlu di ukur ulang lahan yang klaim tersebut kita siap, saya rasa bila di ukur ulang kemungkinan lahan yang saya klaim 1,2 hektar tidak menutup kemungkinan akan lebih dan pertanyaannya bila ada kelebihan itu punya siapa dan harus di kemanakan,”  tanya Iwan.

Masih menurut Iwan, dalam upaya mediasi tersebut pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Komisi 11 DPRD Kabupaten Bangka dan jajarannya.

“Kepada komisi II DPRD Kab. Bangka khususnya ihu Imelda yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi  antara pihak PT THEP dengan warga. Ksmi kembali berharap agar permasalahan tersebut segera terselesaikan,”  pinta Iwan.

Di tempat terpisah Okto selaku perwakilan perusahaan PT Thep saat di konfirmasi lebih lanjut melalui pesan WhatsApp dan juga melalui sambungan telpon, meskipun terdengar nada aktif namun hingga berita ini di turunkan Okto belum juga memberikan tanggapannya terkait hasil mediasi yang dilaksanakan komisi II DPRD Kab. Bangka dalam persoalan lahan milik warga ysng diduga dicapok PT THEP Estet III Risu Silip. (Bustami)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.