Pahlawan nasional Asal Babel Depati Amir dipetieskan ?

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang _ Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengaku belum ada rencana apa apa terkait telah ditetapkan Depati Amir sebagai Pahlawan nasional asal Babel. Ada kesan gelar tersebut ingin dipetieskan ?

Hal ini diungkapkan oleh Aziz Harahap saat ditemui dikantornya tadi siang, Selasa,(18/12). Menurutnya pihaknya sudah sangat bersyukur karena dengan tanda tangan dirinya, Depati Amir ditempatkan oleh Presiden Joko widodo sebagai Pahlawan nasional.

“Kami sangat bersyukur Depati Amir sudah ditetapkan sebagai Pahlawan nasional, namun hingga saat kami belum ada rencana apa apa untuk menindaklanjuti keputusan Presiden tentang Pahlawan nasional asal Babel tersebut,” jelasnya.

Hal itu dikatakan Aziz lantaran  tidak adanya anggaran untuk membuat peraturan daerah dan Peraturan Gubernur terkait pembuatan gambar atau pesan kesan sang patriot perekat keindonesiaan dari Babel tersebut.

“Tidak ada yang bisa kami lakukan untuk Depati Amir, bagaimana mau mencetak gambar Pahlawan nasional anggaran pun kami tidak punya,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai adanya permintaan dari kepala dinas sosial dan tokoh pengiat seni dan budaya babel yang meminta segera membuatkan peraturan daerah dan Peraturan Gubernur seperti gambar yang disahkan tentang Pahlawan nasional, ia justru menjawab jika dirinya lebih setuju dengan gambar yang tua ketimbang yang muda.

“Saya lebih setuju gambar yang tua ketimbang gambar yang muda. Kalau mau dibuatkan gambar Pahlawan nasional atau peraturan Gubernur ya itu terserah Gubernur Babel saja. Kalau kita ngak bisa apa apa karena keterbatasan anggaran,” kata Aziz.

Sedangkan Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan yang dikonfirmasi melalui pesan Wa hingga saat belum ada balasan apa apa tentang tindak lanjut dengan ditetapkan Depati Amir sebagai Pahlawan nasional asal Babel. Pesan WA yang dikirimkan wartawan media ini hanya sebatas dibuka dan dibaca,  dan hingga berita ini diturunkan Gubernur Erzaldi belum memberikan tanggapannya terkait pertanyaan tersebut. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.