Pergub dan Perda LAM Sudah Ada, Namun Kepengurusan LAM Babel Masih Kosong.

Lokal Seremonial

Datuk Emron Pangkapi :  Ketuanya harus yang memiliki marwah dan disegani masyarakat Babel

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Miris sekali peraturan Gubernur dan Peraturan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Babel sudah terbentuk tapi kepengurusan LAM sudah satu tahun ini belum terbentuk sama sekali.

Pemerintah daerah sudah membentuk panitia seleksi calon ketua LAM Babel tapi hingga hari ini belum ada satu pun yang mendaftarkan dirinya padahal masa seleksi calon tersebut akan berakhir pada tanggal (20/12) nanti.

Hal ini membuat para pemangku adat istiadat yang independen seperti Datuk Emron Pangkapi, Prof. Bustami Rahman, Prof. Khataman Rasid, Datuk Akhmad Elvian melakukan pertemuan mendadak di rumah Adat milik Datuk Emron Pangkapi membahas masalah tersebut, Senin (17/12).

 

Dalam pembukaan rapat para pemangku adat terungkap bahwa ada rencana tiga orang yang akan maju dalam seleksi calon ketua LAM Babel seperti Johon murod, Agus Adaw, dan Saviat. Hal ini yang menjadi pelopor rapat para pemangku adat istiadat Babel.

Hal ini medapatkan reaksi dari Datuk Emron Pangkapi menegaskan Lembaga Adat melayu tidak bisa sembarang orang bisa menjadi ketua LAM Babel.

 

“Orang yang menjadi ketua LAM harus memiliki marwah dan dihormati oleh masyarakat dan lembaga adat melayu yang ada di daerah lainnya, tidak bisa sembarang orang,” ungkapnya.

Ia juga membuat perbandingan dengan daerah kepulauan Riau, Jambi dan bengkulu, Ketua adat sangat berwibawa dan apabila dia bicara maka akan didengarkan oleh masyarakatnya.

“Di kepulauan Riau bagaimana ketua LAM nya orang yang sangat disegani dan juga pendiri Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya

Datuk Emron Pangkapi meminta agar Prof. Bustami Rahman untuk maju sebagai ketua LAM Babel karena sangat dihormati dan disegani oleh masyarakat Babel

“Kami sepakat mendaulat Prof. Bustami Rahman harus maju menjadi ketua LAM Babel agar lembaga ini memiliki marwah dimata lembaga lainya,” pungkasnya. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.