Perkara Kasus Ini Dihentikan Sementara? Kasus Lainnya Masih Lanjut

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Bertepatan dengan hari anti korupsi sedunia Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), Aditya Warman yang ditemui di gedung Kejati Babel mendapat sejumlah pertanyaan dari wartawan terkait sejumlah perkara kasus dugaan korupsi yang ditangani kejaksaan tinggi (Kejati)  Bangka Belitung (Babel)  dan menjadi sorortan awak media dan pegiat anti korupsi.

Selain mempertanyakan penanganan perkara kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Pilang yang dihentikan pihak Kejati Babel. Para wartawan juga mempertanyakan beberapa kasus dugaan korupsi lainnya. Diantaranya penanganan kasus dugaan korupsi  CSR PT Timah yang beberapa waktu lalu sempat digenjot penyelidikannya dan tercatat lebih dari puluhan orang, telah menjalani pemeriksaan di gedung Pidsus Kejati Babel, termasuk beberapa pejabat perusahaan berplat merah itu. Namun sejak beberapa bulan terakhir penanganan kasus ini sudah tak terdengar lagi.

Begitu juga halnya dengan penanganan kasus pengadaan computer UNBK milik dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, seiring dengan perjalanan waktu kasus ini pun menghilang.

Lagi, kasus yang teranyer dan sempat menyedot perhatian masyarakat Bangka Belitung yakni kasus dugaan korupsi cetak sawah tahun anggaran 2016 hingga saat ini juga sudah mulai redup seiring dengan beredarnya kabar terkait adanya upaya-upaya intervensi dalam penghentian kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), Aditya Warman dalam keterangannya menegaskan jika penanganan beberapa kasus dugaan korupsi yang disorot awak media dan pegiat anti korupsi memang ada yang masih berlanjut dan ada yang sudah dihentikan.

“Kasus pengadaan komputer UNBK TA 2016 milik dinas Pendidikan Provinsi untuk sementara penaganan kasusnya dihentikan,” ujar Aditya Warman kepada sejumlah wartawan di gedung Kejati Babel, Selasa (11/12).

Penghentian sementara, maksudnya? Kajati katakan jika nantinya kembali ditemukan adanya petunjuk awal yang mengarah kepada perbuatan tindak pidana korupsi dalam pengadaan komputer UNBK tersebut maka akan dilanjutkan kembali.

Lalu bagaimana dengan penanganan kasus dugaan korupsi CSR PT Timah? Menurut Kajati Aditya Warman penanganan kasus CSR PT Timah ini masih berlanjut dan belum dihentikan.

“Kasus itu penanganannya masih berlanjut. Saya tegaskan kasus itu belum dihentikan.” tegasnya.

Kasus cetak sawah akankah dihentikan? Mengingat kasus ini tidak hanya melibatkan sipil tetapi juga keterlibatan oknum aparat lainnya?  Dikatakan Aditya juga masih terus berlanjut.”Masih lanjut. Penegakan hukum tidak akan terkendala oleh siapapun. Hukum adalah segala-galanya,” pungkasnya. (Red/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.