Akhirnya Kajati Babel Resmi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Tipikor Proyek Peningkatan Jalan Pilang

Hukum Lokal
Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Aditya Warman, SH, MH

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bangka Belitung (Babel), Aditya Warman akhirnya mengakui  jika penyelidikan perkara kasus dugaan korupsi proyek Peningkatan Jalan Pilang Kabupaten Belitung  Tahun Anggaran 2016 resmi dihentikan.

Kajati Babel, Aditya Warman kepada sejumlah wartawan menyatakan secara resmi penghentian penyelidikan perkara kassus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Pilang di Belitung TA 2016 lantaran tidak ditemukan adanya  pelanggaran dalam proyek tersebut.

“Sudah kita hentikan penyelidikannya. Tidak kita temukan adanya pelanggaran di sana makanya kita tutup kasusnya,” ungkap Aditya Warman menjawab pertanyaan wartawan terkait kabar adanya penghentian penyelidikan perkara kasus dugaan tipikor proyek peningkatan jalan Pilang TA 2016 akan dihentikan, Selasa (11/12).

 

Apakah dalam penghentian penyelidikan kasus dugaan tipikor proyek peningkatan Jalan Pilang, pihak kejati  ada melakukan kordinasi dengan pihak ahli guna memastikan tidak adanya pelanggaran dalam proyek tersebut? Kajati Babel, Aditya Warman katakan jika penghentian kasus dugaan tipikor proyek peningkatan jalan Pilang pihaknya tidak perlu berkordinasi dengan ahli.

“Kenapa harus berkordiasi dengan ahli. Ini penyelidikan. Kita minta ahli ketika sudah dalam penyidikan kita tidak menemukan pelanggaran. Coba saya tanya kau, ahli apa yang mau kau minta, tidak usah pakai ahli secara kasat mata saja bisa dilihat kondisi jalan. Ahli diminta kalau sudah ada bukti awal pelanggaran di sana,” kata Aditya Warman dengan suara sedikit meninggi.

Disinggung soal anggaran yang dipergunakan dalam penyelidikan dalam perkara kasus yang akhirnya dihentikan ini. Dia katakan anggaran tetap di pertanggung jawabkan. Penyelidikan telah dilakukan  tidak ditemukan pelanggaran bukan berarti  anggaran tidak bisa dicairkan yang penting ada kegiatannya di sana .

“Anggaran tetap kita pertanggung jawabkan. Penyelidikan telah dilakukan  tidak ditemukan, bukan berarti  anggaran tidak bisa dicairkan yang penting ada kegiatannya  ada di sana bukan hasilnya. Ada kegiatannya masalah hasil lain. Ada kegiatannya kita cairkan,” tandasnya.

 

Diketahui sebelumnya, pihak penyidik Pidsus Kejati Babel beberapa waktu lalu sempat melakukan penyelidikan  proyek peningkatan  jalan di Kelurahan Pilang kabupaten Belitung TA 2016 guna mengungkap dugaan adanya perbuatan tindak pidana korupsi dan tercatat sudah lebih dari 4 orang yang telah diperiksa penyidik masing masing dua orang dari pihak kontraktor PT Babelland. ET selaku Direktris dan JN selaku Manajemen AMP dan 2 (  dua ) orang pejabat PPK IV PJN II Belitung, yakni Rifai dan Yusriady . Tidak hanya itu, bahkan sekitar 4 orang penyidik Pidsus Kejati Babel sempat berkunjung ke Belitung dalam rangka melakukan pemeriksaan lapangan terkait dugaan adanya perbuatan melawan hukum pada proyek peningkatan jalan Pilang Tanjung Pandan Belitung. (Red/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.