Kejari Basel Tetapkan  3 (Tiga) Orang Tersangka Perkara Tipikor Mamin Sekretariat Daerah Kabupaten Basel Tahun Anggaran 2017

Hukum Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Toboali – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) akhirnya  menetapkan 3 (tiga) orang tersangka perkara kasus Tindak Pidana Korupsi  pengadaan Makanan dan Minuman di Sekretariat Daerah Pemkab Basel, Senin (10/12).

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan dalam  press release yang diterima redaksi forumkeadilanbabel.com, Senin (10/12) siang.

Disebutkan  jika beberapa waktu lalu Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-216/N.9.15/Fd.1/07/2018 tanggal 30 Juli 2018 dengan memerintahkan beberapa orang Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Bangka Selatan untuk melaksanakan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan belanja dan  minuman pada kegiatan penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran serta belanja makanan dan minuman pada kegiatan fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati
dan Wakil Bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2017.

Selanjutnya, pihak penyidik tindak pidana khusus pada Kejaksaan Negeri Bangka Selatan telah berhasil memperoleh alat-alat bukti berupa saksi, surat, ahli dan petunjuk sehingga dilakukan penetapan tersangka.

Maka Kejaksaan Negeri Bangka Selatan telah menetapkan Suwandi, A. KS,  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan selaku Pengguna Anggaran sebagai Tersangka.

Penetapan Suwandi, A.KS sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP- 1728/N.9.15/Fd.1/12/2018 tanggal 7 Desember 2018. Selanjutnya terhadap tersangka dilakukan Penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-
376/N.9.15/Fd.1/12/2018 tanggal 7 Desember 2018.

Disamping Suwandi, A.KS yang ditetapkan sebagai Tersangka, Kejaksaan Negeri Bangka Selatan juga menetapkan Dra. Endang Kristinawati, MM, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan sebagai Tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-1726/N.9.15/Fd.1/12/2018 tanggal 7 Desember 2018 dan dilakukan
Penyidikan terhadap tersangka Endang Kristinawati berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-375/N.9.15/Fd.1/12/2018 tanggal 7 Desember 2018.

Pihak Kejari Basel kemudian juga menetapkan Yusuf, A.Md, selaku bendahara Pengeluaran pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan sebagai Tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-1724/N.9.15/Fd.1/12/2008 tanggal 7 Desember 2018 dan dilakukan Penyidikan
terhadap tersangka Yusuf, A.Md berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-
374/N.9.15/Fd.1/12/2018 tanggal 7 Desember 2018.

Baik Suwandi, A.KS, Endang Kristinawaty maupun Yusuf, A.Md, masing-masing ditetapkan sebagai Tersangka perkara tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan belanja  makanan dan minuman pada kegiatan penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran serta belanja makanan dan minuman pada kegiatan fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2017.

Anggaran penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran sebesar Rp. 2.305.000.000,-,  dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 2.186.215.500,- kemudian anggaran fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati sebesar Rp. 1.651.500.000,- dengan realisasi anggaran Rp. 475.979.500,-

Dari reasliasi kedua kegiatan tersebut (Rp. 1.651.500.000, + Rp. 475.979.500) maka keseluruhan realisasi anggaran Rp. 2.662.195.000,- setelah dipotong pajak restoran (pajak daerah), PPN, PPh pasal 23 Rp. 319.777.865,- sehingga jumlah realisasi anggaran setelah dikurangi pajak Rp. 2.342.417.135,–

Berdasarkan perhitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Ahli BPKP Perwakilan Kep. Bangka Belitung ditemukan adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugiaan keuangan negara
sebesar Rp. 1.683.570.735,- (satu milyar enam ratus delapan puluh tiga juta lima ratus tujuh puluh ribu tujuh ratus tiga puluh lima rupiah).-

Berdasarkan hasil penyidikan diperoleh fakta adanya penyimpangan dalam pelaksanaan belanja dan minuman pada kegiatan penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran serta belanja makanan dan minuman pada kegiatan fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka
Selatan Tahun Anggaran 2017.

Penyimpangan terjadi dalam proses pengadaan dan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan oleh tersangka S, tersangka EK dan tersangka Y.

Sehinga mengakibatkan timbulnya kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1.683.570.735,-.
Para tersangka tersebut dalam pelaksanaan belanja dan minuman pada kegiatan penguatan fungsi kesekretariatan dan administrasi perkantoran serta belanja makanan dan minuman pada kegiatan fasilitasi kelancaran pelaksanaan tugas Bupati dan Wakil Bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2017, melakukan mark up harga pembelian makanan dan minuman serta sebahagiannya fiktif / membuat
pertanggungjawaban fiktif.

Kepada tersangka S, tersangka EK dan tersangka Y, disangka melanggar pasal 2, pasal 3, pasal 9 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU No 31 Tahun
1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (Rls/FkB)
BACA JUGA :  Pemprov. Babel Siapkan Penggerukan 5 Alur Sungai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.