Molen Akan Legalkan ‘Kampoeng Rasau’ sebagai Pusat Kuliner, UMKM dan Taman Bermain Keluarga

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Ada yang sangat menarik dari kegiatan silaturahmi grup Wa dengan Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil. Bermacam kritikan dan masukan dari anggota grup Wa yang notabene masyarakat yang peduli dengan kemajuan kota Pangkalpinang ke depannya, Sabtu malam,(8/12).

Pertemuan di rumah dinas Walikota yang diprakarsai oleh Molen panggilan sehari hari Walikota Pangkalpinang hampir seluruh masukkan yang disampaikan oleh masyarakat kepada dirinya semakin membuat dirinya termotivasi dan lebih bersemangat lagi untuk membangun perekonomian sehingga kesejahteraan masyarakat kota Pangkalpinang terwujud.

“Walaupun rambut ku lah mulai rontok karena begitu banyak masalah di kota Pangkalpinang, hingga 21 hari menjadi Walikota Pangkalpinang sudah banyak dilakukan dan alhamdulillah satu persatu masalah tersebut selesai,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bangka Meminta SE Bupati No : 900/400/SE/BPPKAD-III/2021 Segera Dicabut dan Tunjangan Beban Kerja Di Sejumlah OPD Dihapus

 

Tidak hanya itu saja ke depan Molen akan membangun kota Pangkalpinang tampa APBD kota Pangkalpinang, tapi dirinya sudah memerintahkan anak buahnya untuk mengambil atau menarik anggaran di pusat untuk masuk ke Pangkalpinang.

“Taman sari, ATM dan pantai pasir padi akan ditata dengan baik, tidak seperti saat ini. Kita sudah ketemu dengan Direktur PT. Timah untuk membuatkan joging trek di ATM dan mengumpulkan para pelaku seni dan sanggar budaya untuk meramaikan Taman Sari kota Pangkalpinang,” jelasnya.

Ada hal yang menarik di akhir dari kegiatan silaturahmi grup Wa dengan Walikota Pangkalpinang. Molen menyebutkan akan memberikan kesempatan bagi masyarakat dan pemuda kota Pangkalpinang yang ingin membangun kota Pangkalpinang lebih baik lagi.

BACA JUGA :  Temui Gubernur Babel, Ormas dan Masyarakat Tunggu Langkah Tegas Pemerintah Menindak Indikasi Penyimpangan Pengiriman Zirkon

“Kampoeng Rasau akan kami bantu pembangunannya dan akan dilegalkan sebagai pusat kuliner, UMKM dan Taman bermain keluarga di kota Pangkalpinang. Jangan biarkan pemuda itu berkerja sendiri karena niatnya untuk mensejahterakan masyarakat kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.