Alih-alih mau Bangun Museum dan Monumen Depati Amir, Cetak Poster Pahlawan Nasional aja Tidak Mampu

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Apa kabar Sang pahlawan nasional asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Setelah dua kali gagal akhirnya Depati Amir ditempatkan juga pada tanggal 9 November 2018 sebagai Pahlawan nasional bergelar Patriot Perekat ke-Keindonesiaan oleh Presiden Joko widodo.

Dengan ditetapkan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional banyak sekali ide ide pemerintah daerah untuk mengenang jasa dari Pahlawan Nasional pertama Babel tersebut. Ada yang mau bangun monumen dan museum untuk sang pahlawan nasional asal Babel.

Mantan ketua Tim Kampanye Pahlawan Nasional Kite, Ahmad Wahyudi menyambut gembira atas ditetapkannya Depati Amir sebagai Pahlawan nasional asal Babel. Silahkan pemerintah daerah seperti apa mereka menghargai jasa sang patriot perekat keindonesiaan tersebut. Jumat,(7/12)

“Mau dibangun monumen dan museum sah sah saja, tapi untuk apa ?, mending plakat pahlawan nasional tersebut dititipkan di museum Timah saja dan piagam penghargaan pahlawan nasional diletakkan di pintu masuk kantor Gubernur Babel saja,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pendapat Akhir Fraksi PPP, Persoalan Investasi dan Perizinan di Kota Pangkalpinang Mengalami Kemajuan, Namun Data Angka Penganguran Naik Sebesar 5,03%

 

Ia juga meminta kepada Gubernur Babel untuk menyurati pihak Angkasa pura untuk membuatkan monumen pahlawan nasional Depati Amir di bundaran pintu masuk Bandara Depati Amir.

“Masak pihak Angkasa pura tidak mau membuatkan monumen pahlawan nasional Depati Amir sedangkan mereka mengunakan nama Bandara Depati Amir, jangan jangan pegawai angkasa pura tidak mengenal siapakah sosok Depati Amir itu ? ,” sebutnya.

Dia juga meminta kepada Walikota Pangkalpinang yang baru untuk mempercantik tampilan taman di simpan puri 56 yang sudah lama dipasang relief perjuangan Depati Amir.

“Pak Walikota mohon taman yang ada relief perjuangan Depati Amir di Simpan puri 56 dipercantik lagi,” pintanya.

BACA JUGA :  Dialog 21 TVRI, Gubernur Erzaldi Sampaikan Kebijakan PPKM

Mungkin banyak yang bertanya apa pentingnya monumen dan Taman untuk Sang Depati tersebut, ini akan menjadi semangat masyarakat untuk berjuang memperbaiki taraf kehidupan mereka saja dululah, selanjutnya akan menjadikan kebanggaan tersendiri bagi generasi penerus bangsa jika mereka tahu bahwa ada putra terbaik Babel yang telah berjuang untuk mempersatukan Indonesia ini.

“Nantilah buat yang bersifat dana yang besar sayang duit rakyat mendingan dana tersebut untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Ahmsd Wahyudi yang lebih akrab dipanggil Yudi Kudok iniĀ  berharap kedepan ketika masuk ke Bandara Depati Amir, wisatawan dalam maupun luar negeri ketika masuk Bandara Depati Amir akan bertanya monumen siapa itu ? Maka dengan bangga masyarakat menjawabnya itu “Depati Amir Pahlawan Nasional Asal Babel”

BACA JUGA :  Diresmikan Gubernur, PT. PMM Malah Boyong Ribuan Ton Zircon ke Luar Babel, Ini Kata Erzaldi

“Mending DPRD dan Pemerintah daerah mencetak poster Sang Pahlawan Nasional dulu lah bagikan ke sekolah sekolah, instansi pemerintah maupun swasta, jadi ketika melihat gambar sang pahlawan nasional tersebut akan timbul jiwa patriotisme dalam diri mereka,” tegasnya.

 

Menurutnya, dirinya sering kali keluar masuk perkantoran pemerintah daerah baik provinsi kepulauan Bangka Belitung maupun kabupaten kota belum ada yang memasang foto Depati Amir dinding kantor pemerintah maupun di sekolah sekolah.

“Cuma satu yang saya temukan, yakni kantor kecamatan Taman Sari, pak camat menempelkan foto Depati Amir di dinding kantornya,” pungkasnya. (Ob/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.