Dibutuhkan 26 orang, Yang Daftar 2000 lebih, Kemenag Babel “Terkejut”

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang -Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkejut dengan membludaknya pencarian kerja di Babel.

Semenjak dibuka pendaftaran tenaga kerja non PNS  hanya perkerjaan kontrak tidak tetap di kementerian agama wilayah Babel.

Saat ditemui H. Ruslan kepala bidang penyelenggara haji dan umroh Kementerian Agama wilayah Babel mengungkapkan semenjak dibuka pendaftaran tenaga kerja kontrak tidak tetap yang nantinya akan ditempatkan di asrama haji Babel, pihaknya sudah menerima pencari kerja sebanyak 2000 lebih,  Kamis,(6/12)

“Sejak tanggal 3-6 Desember 2018 kami sudah menerima pendaftaran pencarian kerja sebanyak 2000 lebih, padahal yang diterima hanya 26 orang saja,” ungkapnya.

Ia pun tidak menyangka lowongan pekerjaan tenaga kerja kontrak tidak tetap kementerian agama wilayah Babel diserbu oleh pencarian kerja. Dia mengira hanya ratusan tapi tembus 2 ribu lebih sampai batas pendaftaran ditutup jam 2 siang tadi.

BACA JUGA :  Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Ini Harapan Ketua Yayasan Bahrul Ulum, Ujang Fahrial

“Ini sebuah fenomena baru di Babel, Jadi saat ini ekonomi di Babel sangat sulit,” katanya.

H. Ruslan juga menyebutkan setelah memenuhi syarat syarat administrasi dinyatakan lulus mereka akan mengikuti tes dasar selanjutnya test wawancara yang akan dilaksanakan di Man dan Mtsn di jalan mentok atau jalan Depati Amir kota Pangkalpinang.

“Hal ini menjadi pelajaran bagi pegawai kemenag Babel agar menjadi motivasi bagi mereka, masak sudah jadi PNS dan honorer kerjanya ngak benar. Sedangkan diluar ribuan orang sedang mencari kerja,” tegasnya.

Ia ingat waktu dirinya masih menjabat sebagai kepala kantor agama didaerah perkerjaan seperti ini tidak dihiraukan orang karena saat itu harga lada,Sawit dan karet mahal.

BACA JUGA :  Pemprov Babel Sukses Kembali Dinobatkan sebagai Provinsi Informatif Tahun 2021

“Ini sebuah bukti nyata gara gara harga hasil pertanian murah penggangguran pun meningkat,” pungkasnya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.