Kasi Pidsus Kejari Bangka : Pihak KPA dan PPK Proyek RTP Sungailiat Sudah Dilakukan Pemeriksaan

Hukum Lokal
Kasi Pidsus Kejari Bangka. Aditya Sulaiman

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Pihak Kejaksaan Negeri Bangka hingga saat ini masih terus melakukan penggalian data data dan petunjuk lainnya guna mengungkap adanya dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan percontohan ruang terbuka publik (RTP) yang berlokasi di hutan kota Sungailiat milik satker penataan bangunan dan lingkungan (PBL) sebesar Rp.478 juta TA 2017 yang dikerjakan oleh CV Royal Cakra Daya Perkasa.

Demikian diungkapkan kasi Pidsus Kejari Bangka, Aditya Sulaiman seizin Kajari Bangka, R. Jafry. Menurut Aditya penanganan perkara kasus dugaan tipikor di proyek RTP itu masih terus dilakukan pendalaman.
“Kita masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap adanya dugaan tipikor dalam proyek RTP itu,” ungkap Aditya, Jum’at (30/11/2018).

BACA JUGA :  Cari Tahu Kelangkaan BBM di Belitung, Erzaldi Turun Langsung Ke Negeri Laskar Pelangi

Dikatakan Aditya, jika pihaknya hingga saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut.
“Kita sudah lakukan pemeriksaan kepada pihak pihak terkait, baik dari pihak pelaksana yakni satker PBL termasuk KPA dan PPK nya maupun kontraktor pelaksana pekerjaan semuanya sudah dilakukan pemeriksaan,” aku Aditya.

Sejauh mana hasil pemeriksaan terhadap pihak pelaksana dan kontraktor? Aditya nampaknya belum mau membocorkannya lantaran menurut dia pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap ahli dalam hal ini pihak dinas PU.
“Untuk hasil pemeriksaan belum bisa kita simpulkan sebab kita belum meminta keterangan pihak ahli dari dinas PU,” ujarnya.

Pada bagian mana dari proyek RTP itu yang menjadi focus penyelidikan pihak kejari? Dikatakan Aditya, sesuai laporan masyarakat dugaan adanya indikasi pada pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tehnik pekerjaan sehingga diduga merugikan keuangan Negara.
“Berdasarkan laporan masyarakat yang kite terima, ada indikasi dugaan pekerjaan tidak sesuai RAB dan spek pekerjaan. Makanya kita akan melakukan pemeriksaan juga kepada ahli dari dinas PU. Setelah itu baru akan kita espos naik apa tidaknya perkara ini ke penyidikan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Jadi ke-264, Molen Ungkap Kedudukan Kota Pangkalpinang Dari Zaman Hindia Belanda

Sementara itu sebelumnya, Kepala Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Satria Gunawan tak menampik jika proyek ruang terbuka public (RTP) di Sungailiat diperiksa oleh Kejari Bangka namun Gunawan mengklaim jika yang diperiksa bukan dirinya melainkan PPK nya.
“Benar namun bukan saya yang diperiksa, tapi Pak Sabil selaku PPK nya dan hanya dimintai keterangan oleh penyidik Pidsus Kejari Bangka” kata Satria Gunawan melalui sambungan telepon kepada wartawan, kemarin.

Terpisah, hingga berita ini diturunkan , Sabiludin selaku PPK proyek RTP lebih memilih bungkam ketimbang memberikan tanggapannya terhadap pesan konfirmasi forumkeadilanbabel.com terkait pemeriksaan dirinya oleh penyidik kejari Bangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek RTP. (Red/ FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.