Para Pejuang Pembentukan Provinsi Kep. Babel Kritisi Pelaksanaan Porprov ke V di Bateng

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Para pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengkritisi penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kepulauan Bangka Belitung ke V (lima) yang terkesan tidak serius dan menghilangkan marwah dari Porprov tersebut.

Hal ini diungkapkan saat pertemuan beberapa tokoh pemuda dan masyarakat Babel seperti Emron Pangkapi, Agus Adaw,Johan Murod, Ismiryadi, Afik Rosidi, Darma Sutomo, Mustar Muntong, Safiat dan tokoh pemuda lainnya membahas tentang penyelenggaraan olahraga empat tahunan yang terkesan kurang persiapan alias kacau balau.

Datuk Emron Pangkapi saat diwawancarai forumkeadilanbabel.com menyikapi secara umum bahwa setiap penyelenggara even apa saja dipastikan tuan rumah sudah mempersiapkan segala sesuatunya baik sarana maupun prasarana pendukung even tersebut.

“Bangka Tengah sudah empat tahun lalu ditunjuk menjadi tuan rumah dari Porprov ke V. Dipastikan anggaran, fisik dan mental pun sudah disiapkan untuk membangun sarana dan prasarana pendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.

 

Ia juga menyebutkan seharusnya kegiatan ini melibatkan masyarakat. Dari jauh jauh hari masyarakat sudah harusnya mempromosikan even Porprov tersebut jika terjadi permasalahan seperti saat ini masyarakat bisa dilibatkan.

BACA JUGA :  Gubernur Pastikan Tempat Tidur Pasien Covid-19 RSUD Ir. Soekarno Ditambah

“Mental masyarakat harus dilibatkan sejak awal jadi ketika ada permasalahan bisa melibatkan masyarakat. Misalnya rumah masyarakat dijadikan home stay atau jika ada dikontrak agar masyarakat merasa dilibatkan dalam kegiatan tersebut,” ujar mantan ketua DPRD Babel di kediamannya, Minggu malam,(25/11).

Datuk Emron juga menjelaskan seharusnya sudah menjadi pemikiran bagi pemerintah daerah maupun anggota dewan yang terhormat agar kegiatan tersebut ” Jangan sia sia atau kacau balau”

“Porprov bukan hanya ajang prestasi tapi juga perekat provinsi ini dan silaturahmi daerah se Babel, jangan sampai memberikan dampak negatif bagi perserta. Misalnya diinapkan di sekolah sekolah banyak nyamuk ini akan menjadikan cerita buruk bertahun tahun,” sebutnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah harus memikirkan hal tersebut jangan sampai tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS, Kapolres Pantau Aktifitas TI Apung Kelabat Dalam Pasca Rapat Gabungan Forkominda

“Kita contoh saja bagaimana Babel menjadi tuan rumah Porwil yang diikuti 10 Provinsi tapi sukses diselenggarakan. Tapi kenapa Porprovnya bisa kacau balau seperti ini dimana tanggung jawab pemerintah daerah sebagai tuan rumah,” cetusnya.

Tidak hanya itu mantan ketua Koni Babel, Darma Sutomo juga sangat menyayangkan jika Porprov ke V ini banyak sekali kekurangan padahal sudah ditetapkan sebagai tuan rumah sejak empat tahun lalu.

“Kita contoh saja Pekan olahraga wilayah walaupun uang baru masuk tiga bulan sebelum kegiatan dimulai, kami sebagai panitia penyelenggara sudah mempersiapkan semuanya baik pembinaan atlit maupun administrasi yang kami talang terlebih dahulu pas ada uang baru kami bayar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan tugas tuan rumah itu sangat berat harus menyiapkan prestasi maupun administrasi ini sangat berat tapi kita harus mencapai target dengan asumsi yang jelas bukan tebak tebakan.

BACA JUGA :  Gubernur : Tim Satgas Harus Sehat dan Sudah Divaksin

“Waktu saya masih jadi ketua KONI Babel sudah mengingatkan hal tersebut, Porprov ini mencari bibit atlit untuk mengikuti Porwil terus dibawah ke PON. Makanya jangan nambah cabang olahraga persiapan yang cabor yang utama karena jika menambahkan cabor lain maka akan menambah biaya lagi,” tutur pengacara senior tersebut.

Ia juga menyinggung pernyataan Gubernur Babel yang menyebutkan atlit jangan cengeng masalah kecil jangan dibesar besarkan tidak boleh seperti itu. Kelihatan sekali bahwa tuan rumah belum siap untuk penyelenggara even tersebut.

“Kami meminta penunjuk tuan rumah kedepan harus diperhitungkan dengan baik. Pemerintah daerah maupun wakil rakyat harus sinkron jangan ada ego politik. Bila perlu dukungan bagi dari pendanaan pembangunan sarana dan prasarana pendukung jangan sampai atlit tidak mendapatkan fasilitas yang layak seperti Porprov ke V ini,” pungkasnya. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.