Ketua KONI Kab. Belitung Sebut Penyelenggaraan Porprov ke V di Bateng Kacau Balau

Hukum Lokal
Ketua KONI kabupaten Belitung, Amir Nurachman

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Komite Nasional Olahraga Indonesia (Koni) kabupaten Belitung dan tokoh pemuda Belitung merasakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung ke V (Lima) di Kabupaten Bangka Tengah gagal dan sia sia saja.

Demikian diungkapkan ketua KONI kabupaten Belitung, Amir Nurachman saat ditemui forumkeadilanbabel.com di kediaman Emron Pangkapi. Amir mengaku merasa kecewa atas penyelenggara Porprov ke V di Kabupaten Bangka Tengah dan menilai pelaksanaan Porprov ke V sangat tidak proposional.

“Kami ini bawa kontingen dari Belitung sekaligus, ngak bisa nunggu jadwal pertandingan baru datang. Kok makan minum dan penginapan belum disiapkan karena jadwal pertandingan masih lama,” ungkapnya, Minggu,(25/11) malam.

Amir juga menyebutkan dengan adanya beberapa tempat pertandingan yang jauh menjadi kami mengeluarkan biaya lebih.

BACA JUGA :  Permasalahan Muara Air Kantung Sudah ada Sebelum Gubernur Cabut Ijin Pulomas

“Ada berapa cabang olahraga diselenggarakan di Pangkalpinang dan kabupaten Bangka ini menyebabkan kontingen kami mengalami pengeluaran biaya lebih karena jarak waktu tempuh yang tidak optimal,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan Porprov ke V ini seharusnya sudah disiapkan dari empat tahun lalu namun anehnya bisa seperti ini jadinya. Ada kesan tidak serius menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov ke V.

“Seharusnya Porprov ke V harus lebih sukses dari Porprov ke IV atau Porwil yang pernah diselenggarakan di Babel beberapa waktu lalu,” singgung Amir.

Tidak hanya itu saja tokoh pemuda Belitung yang sering disapa H. Tarek mengatakan seharusnya Porprov ke V ini harus lebih baik dari porprov sebelumnya.

BACA JUGA :  Para Santri Iringi Gubernur Tandatangani Prasasti Ponpes Tahfidz Guntur dengan Lantunan Selawat

“Harus ada yang bertanggung jawab kenapa Porprov ke V ini bisa kacau balau,” tegasnya

Ketika ia menemui kontingen Belitung yang diinapkan di sekolah sekolah menu makanan serta tranportasi yang belum memadai untuk diselenggarakan Porprov di Kabupaten Bangka Tengah.

“Seharusnya ini harus dikerjakan serius jangan seperti ini, empat tahun bukan waktu yang pendek untuk mempersiapkan pembangunan gedung untuk atlit anggarkan sudah ada,” cetusnya. (Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.