Porprov ke V Bangka Tengah, Cabor Senam di Selenggarakan di Pangkalpinang

Lokal Seremonial

Kabupaten Babar dan Kota Pangkalpinang Non Atlet 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Pekan olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke V yang diselenggarakan di Kabupaten Bangka Tengah 24 November – 3 Desember 2018 ternyata tidak semua cabang olahraga dipertandingkan di Kabupaten Bangka Tengah tapi ada beberapa cabang olahraga dipertandingkan di kota Pangkalpinang.

Dari pantauan awak media,  salah satu cabang olahraga (Cabor) pada Porprov V Bangka Tengah dipertandingkan di Gedung olahraga Kacang Pedang kota Pangkalpinang yaitu cabor Senam, Minggu,(25/11).

Koordinator pelaksana Cabor Senam , Marni menyebutkan bahwa untuk cabang olahraga senam diselenggarakan di Gor Kacang Pedang kota Pangkalpinang.

“Cabor senam sengaja diselenggarakan di kota Pangkalpinang walaupun para atlit tetap menginap di Kabupaten Bangka Tengah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Masih Soal Fee 20 Persen, Kajati Daroe : Bensin Kami Masih Penuh

 

Marni juga menjelaskan cabang olahraga senam hanya diikuti lima kabupaten saja, sementara ada dua kabupaten yang tidak mengirimkan atletnya.

“Pangkalpinang dan Bangka Barat tidak mengikuti cabang olahraga senam yang diselenggarakan di Gor Kacang pedang,” sebutnya.

Ia juga menegaskan pengunaan Gor Kacang Pedang itu urusan dengan organisasi senam dan dirinya selaku  koordinator pelaksana kegiatan tidak ikut campur dengan hal tersebut.

“Kalau urusan pengunaan gedung Gor Kacang Pedang kita panitia pelaksana tidak ikut campur. Itu urusan organisasi cabang olahraga senam,” tegasnya.

 

Ia  menyebutkan masih banyak kekurangan sarana dan prasarana dan hal itu  kurang diperhatikan oleh penyelenggara sehingga masih banyak perbaikan.

BACA JUGA :  Soal Proyek Lelang Mamin Disdik Babel TA 2021, Kajati Daroe : Saya Tunggu Laporannya

“Kami sudah berkoordinasi untuk kekurangan bisa diperbaiki, tapi kalau fasilitas untuk perlombaan sudah sangat mendukung,” katanya.

 

Ia berharap ke depan kompetisi seperti ini harus lebih baik. Pihaknya pun meyakini jika  penyelenggara sudah paham seperti mekanisme yang harus mereka lakukan.

“Kami berharap Pengurus besar olahraga senam bisa memperbaiki sarana dan prasarana pendukung dan panitia Porprov lebih serius lagi,” pungkasnya.

Cabang olahraga senam ini, banyak diikuti atlit usia belia yakni usia 9-12 tahun dan mereka sudah menunggu lama hingga ada yang tertidur dibangku penonton dan ada juga yang melakukan latihan untuk mengenal lapangan. (Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.