Pas Intel Lanal Babel: Kabar TNI AL Babel Menghadang Tim Mabes Polri, Tidak Benar

Hukum Lokal

 

 

Perusahaan Peleburan Timah (Smelter) PT Aries Kencana Sejahtra (AKS) 

 

Forumkeadilanbabel.com, Bangka – Masyarakat Bangka Belitung dikejutkan adanya kabar penghadangan sejumlah oknum TNI Angkatan Laut terhadap Tim Verifikasi Mabes Polri di lokasi penambangan, Jum’at (23/11) siang.

Kabar yang mengejutkan itu menyebutkan jika Tim dari Mabes Polri saat melakukan pengecekan di Smelter PT Aries Kencana Sejahtra (AKS) yang beralamat dijalan Almahera dusun Sigambir desa Air Ruai kecamatan Pemali kabupaten Bangka, Kamis (22/11) siang dan dilanjutkan pengecekan IUP milik PT AKS  kel okasi pertambangan pada keesokan harinya, Jum’at (23/11). Namun sayangnya kedatangan Tim Mabes Polri di lokasi pertambangan itu justru dihadang sejumlah oknum TNI AL yang bersenjata lengkap yang akhirnya memaksa Tim dari Mabes Polri  balik kanan.

Namun informasi ini mendapat bantahan dari pihak TNI AL Babel. Menurut Pas Intel, Mayor Sigit seizin Komandan Pangkalan Angkatan Laut Wilayah Bangka Belitung (Dan Lanal Babel), Kolonel (L) Taufik mengatakan jika informasi tersebut tidak benar.
“Info tersebut tidak benar. Pihak TNI AL Babel tidak pernah melakukan penghadangan terhadap tim dari Mabes Polri. Justru pihak TNI AL melakukan pendampingan dengan tim dari Mabes Polri dalam rangka melakukan pengecekan IUP milik PT AKS di lokasi penambangan,” kata Sigit kepada forumkeadilanbabel.com di Pos AL Pangkalbalam, Sabtu (24/11) malam.

BACA JUGA :  Gubernur Pastikan Tempat Tidur Pasien Covid-19 RSUD Ir. Soekarno Ditambah

 

Foto satu unit bus milik TNI AL terlihat di salah satu lokasi penambangan juga beredar di whats App awak media, Jum’at (23/11)

Lebih lanjut dikatakan Sigit, jika keberadaan anggota TNI AL dilokasi karena berkaitan dengan adanya kerjasama antara Koperasi TNI AL dengan pihak PT. AKS. “Kita lakukan pendampingan karena adanya kerjasama koperasi TNI AL (Primkopal, red) dengan pihak smelter PT AKS,” kata Sigit menambahkan.

Disinggung soal foto yang memperlihatkan sejumlah anggota TNI AL  di salah satu lokasi dan 1 unit bus milik TNI AL terlihat melintas di salah satu lokasi pertambangan yang diduga merupakan upaya penghadangan terhadap Tim dari Mabes Polri dan beredar di beberapa whatsApp awak media. Sigit mengatakan jika foto tersebut adalah foto lama saat TNI AL melakukan bakti sosial beberapa waktu lalu. “ Foto foto itu dikirim oleh siapa ? Itukan foto lama saat kita lakukan bakti sosial beberapa waktu lalu,” terangnya.

BACA JUGA :  Gubernur : Tim Satgas Harus Sehat dan Sudah Divaksin

Sementara itu, Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Mukti Juharsa S.IK, membenarkan adanya anggota TNI AL dilokasi, ketika Tim Mabes Polri melakukan verifikasi atau pemeriksaan lapangan terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT. Aries Kencana Sejahtera (AKS), Jum’at (23/11).
“Informasinya memang ada (anggota TNI AL, red), info dari anggota saja, saya gak ada disana,” ujar Mukti Juharsa,Sabtu (24/11 seperti dikutip di kabarbangka.com.

Disinggung soal keberadaan anggota TNI AL di lokasi pertambangan milik PT AKS, Kombes Mukti katakan, jika keberadaan anggota TNI AL dilokasi itu masih berkaitan dengan adanya kerjasama antara Koperasi TNI AL dengan pihak PT. AKS. “Ya, dalam rangka kerjasama koperasi gitulah. Karena ada informasi, ada kerjasama Koperasi AL dengan PT. AKS. Tapi bagaimana bentuk kerjasamanya? Kita belum tahu,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Membanggakan! Inovasi PENTAHELIX Hantarkan Pemkab Bangka Raih Top Inovasi Terpuji Pelayanan Publik se Indonesia

Sementara terkait kegiatan tersebut. Kombes Mukti menjelaskan jika Tim Mabes Polri dan Polda BabeL akan melakukan verifikasi dokumen dan pemeriksaan lapangan kepada seluruh perusahaan smelter yang ada di Bangka Belitung, dimana kegiatan ini di pimpin oleh Kasubdit 5 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Agung. ” Pimpinan Ops Pak KBP Agung, Kasubdit 5 Dit Tipiter Mabes Polri, jumlahnya dengan Polda BabeL sekitar 25 orang,” terang Kombes Mukti, Sabtu (24/11/2018) petang.

Lebih lanjut dikatakannya jika kegiatan verifikasi tersebut akan dilakukan secara berurutan terhadap seluruh perusahaan smelter yang ada di Babel.
“Terus (dilakukan verifikasi) ke seluruh semelter, Senin mulai lagi. (Verifikasi) perlokasi, sepertinya berurutan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Smelter PT. Aries Kencana Sejahtera (AKS) belum bersedia memberikan tanggapannya terkait Verifikasi atau pemeriksaan lapangan yang dilakukan tim Mabes Polri terhadap IUP PT AKS. (Red/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.