Gubernur Erzaldi “Yo kite Jayakan Lagi Lada” di Kebun Sahang Lapas Tuatunu

Lokal Seremonial

Dialog Interaktif yang menghadirkan Gubernur dan Pimpinan Media Massa bersama masyarakat itu, disiarkan oleh LPP RRI Sungailiat.

Ikut Hadir dalam kegiatan itu, Pimpinan LPP RRI, Haryanto, Kepala Lapas Kelas IIa Pangkalpinang, Kunrat Kasmiri, Kepala Biro LKBN Antara Babel, Irwan Arfa, Pemimpin Redaksi Bangka Pos Group, Muhammad Ibnu Taufik, Ketua PWI Bangka Belitung M Fathurahman dan diikuti Para Petani Lada serta Stakeholder perladaan lainnya.

Dalam Dialog itu, Gubernur berharap Masyarakat Bangka Belitung khususnya para Petani Lada meningkatkan Produksi Lada.

BACA JUGA :  Gelar Muswil V, Ini Salah Satu Program Prioritas LDII Di Bangka Belitung

Gubernur memberi pemahaman kepada para petani agar jangan bicarakan harga turun naik, tetapi bagaimana upayanya agar bisa meningkatkan Produksi Lada.

Dijelaskan Gubernur, produksi lada per tahun Bangka Belitung adalah 12.000 ton per tahun. Angka ini, jauh dibawah produksi negara tetangga Vietnam yang mencapai 300.000 ton per tahun. Padahal, Vietnam belajar menanam Lada dari Bangka Belitung.

“Produksi di negara tetangga itu, tidak turun walaupun harga sedang turun. Beda dengan petani Bangka Belitung, dimana harga turun produksi juga turun, bahkan banyak kebun yang ditinggal oleh Petani. Dan Saat harga naik tidak ada stok di Bangka Belitung,” ujar Gubernur.

 

Oleh sebab itu, Ia memotivasi para petani untuk meningkatkan produksi lada. Keberhasilan kebijakan ini, menurutnya, bukan diukur dari naiknya harga lada, tetapi keberhasilan dicapai saat ongkos produksi menurun, produksi meningkat, dan mendapat keuntungan besar.

BACA JUGA :  Wujudkan Program Klaster Kopi Bangka Belitung, Gubenur Tanam Perdana Kopi, Kapulaga, dan Cabe Jamu

Untuk ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membantu upaya ini, salah satunya adalah dengan Program Resi Gudang.

Selain Produksi, Gubernur juga menyampaikan Program Resi Gudang, pemasaran, cara tanam lada yang baik dan benar, hingga aplikasi android ladaku untuk mempermudah pendampingan para petani.

Dalam Dialog ini, Gubernur juga antusias memperoleh masukan masyarakat akan mengenai Budaya Lada yang harus ditanamkan sejak dini oleh masyarakat untuk mengembalikan kejayaan lada

Sementara, Pimpinan LPP RRI, Haryanto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tugas utama RRI sebagai lembaga penyiaran publik secara nasional, untuk mengedepankan program prioritas nasional.

Pihaknya melihat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam hal ini, Gubernur memiliki program prioritas untuk lada. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak teman media untuk berdiskusi dan melibatkan seluruh masyarakat. Dengan demikian diharapkan pertanyaan yang selama ini ada di masyarakat, khususnya masalah lada ini, bisa terjawab dengan jelas.

BACA JUGA :  Kembali Terpilih, Ari Sriyanto: Mari Bangun Kontribusi Nyata LDII dalam Mewujudkan Bangka Belitung yang Sejahtera

Usai dialog, Gubernur beserta rombongan meninjau Kebun Lada tepat di tempat acara, milik Lapas Kelas IIa Pangkalpinang, seluas 1,5 hektar yang di tanam kurang lebih 2.800 batang pohon lada.

Kebun ini, dikelola warga binaan lapas, sejak tahun 2016, yang hingga awal penanaman sudah berhasil memanen 200 kg lada.(Lu/Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.