Evidence Based Nursing Practice Pada Pasien Stroke Secara Holistik

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, 17/11/18, Poltekkes kemenkes Pangkalpinang mengelar pelantikan kepengurusan DPK PPNI (Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Indonesia) Priode 2018-2023 dan dilanjutkan seminar keperawatan. Kegiatan berlangsung di Hotel Puncak bugdet, Sabtu (17/11/18).

Kegiatan dibuka oleh Ade Devriany, M.Kes selaku Pembantu direktur II mewakili direktur Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang.

Mengangkat Tema” Evidence Based Nursing Practice Pada pasien Struk Secara Holistik” Penyakit serebrosvaskular termasuk stroke menjadi penyebab pertama kematian dengan jumlah penderita stroke berjumlah 6,7jt di seluruh dunia (World Heatlh Organization, 2012) data Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa penderita stroke di indonesia meningkat menjadi 12,1 per 1000 dibandingkan tahun 2007 sebesar 8,7 per 1000 penduduk. Prevalensi stroke di indonesia tertinggi ada di Sulawesi Utara (10,8%) diikuti Yogyakarta (10,3%), Bangka Belitung dan DKI Jakarta masing masing sebesar 9,7%. Disimpulkan kejadian stroke di indonesia masih tinggi, diketahui stroke penyebab kecacatan hingga sampai kematian. Kecacatan akibat kerusakan neurologis terjadi setelah ganguan fungsi otak. Perubahan atau kerusakan neorologis dapat berupa gangguan fungsi tubuh ringan sampai berat. Berbagai gangguan atau perubahan fungsi tubuh dapat bersifat sementara atau pun permanen serta berdampak secara luas terhadap kehidupan pasien dan keluarga.

Dengan demikian fungsi Perawat memiliki peranan besar dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan perkembangan keilmuan terkini.
Perawat dituntut harus bisa melihat dampak dari stroke secara holistik terhadap passien stroke.

Memberikan wawasan terbaru  mengenai pelaksanaan praktik keperawatan pada pasien stroke secara holistik sehingga mampu menjembatani perawat dalam melakukan asuhan keperawatan secara nyata dan langsung diberbagai layanan kesehatan.

Endang Briantara, salah satu peserta  mengatakan ” Acara seminar ini sangat bagus sekali disamping kami bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh para nara sumber, kami juga sangat mengapresiasi Ketua Panitia Pelaksana dan anggotanya yang telah menyiapkan kegiatan ini dan juga selesai seminar kami langsung menerima sertifikat dari panitia yang diserahkan ke peserta,” ungkapnya bangga dan senang.

Endang menambahkan  jika sertifikat keperawatan sangat dibutuhkan. “Sangat dibutuhkan ntuk perpanjangn STR Perawat,” katanya setelah acara seminar.

Dalam kesempatan yang sama, Erni selaku penanggung jawab acara mengapresiasi kegiatan tersebut. “Saya selaku penanggungjawab seminar memberikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas terselesainya acara seminar ini yang berjalan tanpa adanya halangan yang berarti.”ungkap Erni Chaerani ketua Prodi DIII Keperawatan selaku penanggung jawab kegiatan. (Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.