Ini Foto Pahlawan Nasional Depati Amir yang Disepakati

Lokal Seremonial

Forumkeadilanbabel.com, Bangka-Banyak masyarakat bingung yang mana foto atau gambar Pahlawan Nasional asal Babel Depati Amir yang diakui atau yang diajarkan oleh tim Kampanye Pahlawan Nasional Kite.

Banyaknya pertanyaan masyarakat tersebut karena ada dua foto atau gambar Pahlawan Nasional tersebut beredar di media sosial maupun di masyarakat menjadi sebuah pertanyaan yang mana wajah asli Depati Amir sang Pahlawan Nasional pertama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wartawan forumkeadilanbabel.com mencoba menanyakan langsung ke pihak  Muchtar selaku perwakilan keluarga besar dari sang Pahlawan Nasional Depati Amir  yang menerima plakat dan piagam penghargaan pahlawan nasional saat berziarah ke makam Depati Bahren, terkait foto wajah sang Pahlawan Depati Amir yang beredar, Minggu(11/11)

“Gambar yang asli adalah gambar yang muda, kalau yang tua dengan latar belakang rumah adat itu gambar kakek saja,” jawabnya.

Ia juga menyebutkan pemerintah pusat pernah menanyakan kepada dirinya ada tidak gambar Depati Amir yang lain.

“Kalau kita sepakat gambar Depati Amir yang muda karena dilukiskan tahun 1841 sesuai gambar yang diajukan, cuma nanti akan kita lukiskan lagi agar lebih bagus,” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, menurutnya dirinya  juga sempat menanyakan hal tersebut kepada Tim Kampanye Pahlawan nasional saat mendampingi keluarga besar Depati Amir pak Muchtar saat berziarah ke makam ayah dari Depati Amir.

Semenyata itu ketua tim kampanye Pahlawan Kite Depati Amir, ahmad Wahyudi dalam menyikapi tentang gambar atau foto Depati Amir yang beredar di masyarakat maupun di media sosial. Dia menyebutkan gambar yang digunakan untuk pengusulan Pahlawan nasional asal Babel adalah gambar yang muda bukan yang tua berlatarbelakang rumah adat itu.

“Kita menggunakan gambar dari pelukis Belanda karya Dr. F. Kalau gambar yang tua kami sempat dilarang oleh pelukisnya untuk digunakan dalam pengusulan pahlawan nasional asal Babel Depati Amir,” sebut Ahmad Wahyydi yang biasa dipanggil Yudi kodok ini.

Diungkapkannya jika saat ini dirinya sangat bersyukur atas ditetapkannya Depati Amir sebagai Pahlawan nasional asal Babel walaupun banyak yang bilang hal itu tidak mungkin karena sudah dua kali gagal.

“Bagi kami gambar yang diajukan saat pengusulan kemarin itulah yang digunakan. Kami tidak mau anugerah pahlawan nasional pertama kali di Babel menjadi polemik dikemudian hari. Tapi jika pihak keluarga dari Depati Amir ingin melukiskan kembali gambar atau foto Depati Amir ya silahkan itu hak mereka karena nantinya gambar tersebut akan dicetak dimata uang kita” pungkasnya. (A.An/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.